Komponen Aftermarket

Aki GS Calcium, Buat yang Doyan Modifikasi Kelistrikan

Ahmad Garuda    •    Minggu, 13 Aug 2017 15:00 WIB
komponen aftermarket
Aki GS Calcium, Buat yang Doyan Modifikasi Kelistrikan
GS Calcium, aki baru dari GS Astra dengan kapasitas listrik tinggi dan durabilitas yang lebih lama. MTVN/Ahmad Garuda

Metrotvnews.com, BSD City: Melakukan personalisasi kendaraan, tidak terlepas dari sistem kelistrikan yang dibuat sedemikian rupa. Sehingga penampilan mobilnya, bahkan performanya tidak sama dengan mobil standar lain. Sayangnya, melakukan modifikasi sistem kelistrikan malah membuat baterai biasanya keok.

Hal ini jugalah yang membuat produsen aki GS Astra, membuat tipe khusus untuk para maniak modifikasi mobil. Mereka membuat aki GS Calcium dengan tagline Zero Compromise (performa aki tanpa kompromi). Aki baru yang mereka luncurkan ini salah satu yang menyasar segmen yang doyan utak-atik mobil.

"Perkembangan dunia otomotif nasional, tidak pernah terlepas dari yang namanya modifikasi. Bahkan sampai sistem kelistrikan pun mereka utak-atik. Apakah itu untuk kepentingan modifikasi pencahayaan atau mungkin untuk kepentingan engine performance yang butuh suntikan tenaga besar dari aki. Makanya kami meluncurkan aki yang punya daya tahan dan stabilitas yang lebih baik, yaitu GS Calcium," klaim Chief Executive Marketing, Astra Otoparts, Rio Sanggau.

Mereka mengakui bahwa peluncuran produk baru yang dilakukan ICE, BSD City dan bersamaan dengan penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 itu, merupakan bukti eksistensi mereka mengembangkan komponen otomotif nasional. Tentunya yang mengikuti tren yang ada di pasaran.

GS Calcium ditujukan bagi mereka yang ingin performa berkendara yang optimal setiap saat. Usia baterai yang lebih lama karena mampu menunjang semua permintaan pasokan listrik yang besar. Mengingat kapasitas tenaga dan ampere-nya memang cukup besar.

Terdapat tiga keunggulan utama aki ini, yaitu kapasitas ampere lebih besar, kemudian tenaga listrik yang lebih besar dan terakhir adalah baterai yang tahan lama. Keunggulan itu didapat karena material yang digunakannya juga lebih baik. Sehingga baterai lebih tahan lama saat digunakan.

Namun Rio menegaskan bahwa fungsi baterai ini tidak akan optimal jika salah tempat. Mengingat setahun lalu mereka juga meluncurkan aki khusus untuk mobil yang memiliki teknologi ISS (idling start stop system). Mengingat kebutuhannya cukup berbeda, sistem yang dibutuhkan juga berbeda.

Lantaran bermain di kapasitas listrik besar, tak heran juga harganya lumayan tinggi. Dari data yang mereka rilis, harga paling rendah adalah Rp1,2 juta dan harga yang paling tinggi adalah Rp1,9 jutaan.


(UDA)