Test Drive

Merapah ke 'Jantung' Jawa dengan All New BMW X3

Ekawan Raharja    •    Selasa, 18 Sep 2018 10:47 WIB
test drive
Merapah ke 'Jantung' Jawa dengan All New BMW X3
Menjajal All New BMW X3 di Jawa. Medcom.id/Ekawan Raharja

Solo: Yogyakarta dan Solo memiliki kesamaan akar budaya. Sejumlah lokasi di kedua kota ini menarik untuk dikunjungi sebagai destinasi wisata.

Tim Medcom.id memutuskan untuk menjelajahi beberapa wilayah di Solo dan Yogyakarta dengan All New BMW X3 varian xDrive20i Luxury. Tampilannya yang menarik mata, performanya yang kuat, dan fungsional menjadikan All New X3 dirasa cocok untuk menemani perjalanan kali ini.

Kami membawa SUV asal Jerman ini dari Jakarta menuju Solo, Yogyakarta, dan akhirnya kembali di Jakarta. Di dalamnya terdapat tiga orang penumpang, dengan beberapa travel bag, serta mengandalkan kualitas bahan bakar Pertamax Turbo.

Eksterior

Gaya khas BMW yang modern dan tegas rasanya bertolak belakang dengan nuansa Jawa, khususnya Solo dan Yogyakarta, yang tenang. Jaminan setiap All New X3 melintas akan mencuri pandangan orang-orang yang dilewatinya.

Gaya sporty All New X3 memberikan penegasan yang akan statusnya di jajaran SUV lainnya. Body dengan desain sedikit banyak terasa bentuk kotak berpadu dengan lekukan otot di beberapa bagian. Belum lagi penggunaan pelek 19 inci, dual pipe, shark fin, spoiler belakang, hingga warna biru metalik berpadu aksen hitam di beberapa bagian bawah menunjukan gagahnya SUV asal Jerman ini.

Mewahnya All New X3 juga ditunjukan dengan beberapa aksen krom di beberapa bagian. Sebut saja kidney grill, kemudian aksen krom di bawah foglamp dan bumper depan, list di panel kaca dan samping pintu, dan knalpot yang mengkilap.

Belum lagi penggunaan lampu LED untuk lampu depan dengan Adaptive LED dan foglamp memberikan fascia yang tegas. Di belakang juga tidak kalah tegas dengan lampu desain L yang menjadi ciri khas BMW.

Interior

Masuk ke kabin untuk pertama kalinya, suasana mewah menjadi sajian utamanya. Kombinasi hitam dan coklat, dengan bahan kulit menjadi nilai utama dari SUV lima penumpang ini.

Warna hitam di bagian dashboard meninggalkan kesan tegas dan sporty. Balutan di kulit lingkar kemudi memberikan kenyamanan ketika digenggam.

Kemudian kulit coklat memberikan elegan namun dengan rasa kasual. Mulai dari penggunaan aksen kayu di dasbor dan konsol tengah, juga kulit coklat di jok dan trim pintu.

Mobil-mobil BMW dengan citra teknologi terdepan juga sangat kental di All New X3. Terlihat dari konsol tengah dengan desain perseneling yang futuristik, kemudian tombol-tombol mode berkendara, elektronik parking brake, konsol putar untuk mengatur sistem hiburan, hingga AC yang sudah menggunakan model dual climate yang bisa diatur suhunya.

Begitu juga jok belakang yang dibalut dengan bahan kulit menambah kenyamanan penumpang di baris kedua. Meski miliki tinggi 180 cm, penumpang di belakang bisa duduk dengan nyaman karena legroom dan headroom tersisa banyak. Posisi jok baris kedua juga di buat agak lebih tinggi membuat penumpang bisa melihat kondisi jalanan lebih leluasa.

Impresi Penumpang

Ketika duduk pertama kali di jok pengemudi, ukurannya terbilang cukup besar untuk driver tester dengan 165 cm dan bobot 67 kilogram. Meski demikian, desain jok masih menjaga badan pengemudi ketika mobil bermanuver dengan kecepatan tinggi.

Ukuran tester driver kami yang terbilang kecil ini juga masih bisa mendapatkan posisi mengemudi terbaiknya. Pengaturan jok secara elektrik serta setir yang sudah menganut sistem teleskoptik membuat sangat mudah untuk meletakan setir di posisi yang tepat.

Ketik duduk di baris kedua, penumpang juga bisa melihat pemandangan di depan lebih luas. Jok belakang tampaknya di desain sedikit lebih tinggi, dan membuat visibilitas penumpang belakang lebih leluasa.

Satu yang perlu diperhatikan adalah kekedapan kabin All New X3 patut diacungi jempol. Berpadu dengan speaker Harman Kardon yang memang juaranya menghasilkan audio benar-benar memanjakan telinga penumpang.

Suasana dan perjalanan juga semakin seru dengan ambient light yang menambah keseruan ketika mengemudi. Ada juga sistem gesture control untuk mengatur volume dan mengganti lagu, pasti menjadi hiburan tersendiri selama perjalanan.

Performa

Urusan performa didukung dengan mesin bensin 2.000 cc berteknologi TwinPower Turbo. Ketika diinjak pedal gas, tenaga 258 daya kuda dan torsi 290 nm siap diledakan.

Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi steptronic 8-percepatan yang dilengkapi dengan predictive gear shift.

Rasa-rasanya untuk urusan tenaga All New X3 terasa melimpah. Mulai dari model berkendara eco, comfort, hingga sport semua mumpuni diajak melesat di jalanan dengan berbagai kondisi.

Sebagai contoh ketika masuk di area jalanan yang macet di Yogyakarta atau Solo, bisa menggunakan mode berkendara eco. Saluran tenaga dari mesin terasa lembut tetapi masih cukup responsif untuk kondisi jalanan berkarakteristik stop and go.

Kemudian di jalanan antar provinsi atau sedikit menanjak menuju kawasan Kaliurang Yogyakarta, bisa menggunakan mode berkendara comfort yang lebih responsif. Alhasil, terasa perbedaan tenaga yang lebih agresif dan juga handlingnya juga lebih baik.

Sedangkan melesat di jalanan tol yang kosong dan lengang macam Cipali bisa mengandalkan mode Sport. SUV terbaru dari BMW Indonesia ini semakin menggila melesat di atas beton. Bahkan tidak sulit rasanya jarum speedometer melewati 160 kilometer per jam (kpj).

Penggunaan sasis baru juga terasa berpengaruh terhadap pengendalian All New X3 dikecepatan tinggi. Pengurangan bobot dan meningkatkan nilai aerodinamis membuat handling All New X3 terasa presisi di lingkar kemudi dan tidak ada buangan di bagian belakang.

BMW mengklaim konsumsi All New X3 mencapai 7,6 kilometer per liter (kpl). Cuma diperjalanan kali ini, multi indicator display (MID) menunjukan tembus 10 kpl.

Harga & Kompetitor

BMW Group Indonesia menjual All New X3 xDrive20i Luxury dengan harga Rp1,126 miliar (on the spot Jakarta). SUV ini bisa menjadi pilihan ketika ingin membeli Audi Q5, Lexus NX, atau juga Mercedes-Benz GLC.

Secara keseluruhan harga yang ditawarkan dengan kenyamanan, performa, dan kesenangan berkendara yang ditawarkan memang sebanding. Menjelajah pusat kebudayaan Jawa semakin menyenangkan, tetap tampil bergaya tanpa melupakan akar kebudayaan Indonesia.


(UDA)