Mampukah Renault Kwid Saingi LCGC?

Ekawan Raharja    •    Sabtu, 15 Oct 2016 11:31 WIB
mobil baru
Mampukah Renault Kwid Saingi LCGC?
Renault Kwid memiliki beberapa kesamaan dengan segmen LCGC

Metrotvnews.com, Jakarta: Renault berencana memperkenalkan Kwid ke pasar otomotif tanah air. Dengan begitu, mobil bermesin kecil ini bisa menjadi ancaman bagi segmen Low cost green car (LCGC) yang saat ini sedang ramai.

Menilik dari spesifikasi, Kwid dibekali dengan mesin 1.000 cc bertenaga 67 daya kuda (dk) dan torsi 91 Nm. Berbekal bongkahan mekanis tersebut tenaga ini bisa bersaing dengan Datsun Go+ Panca yang mengusung 1.100 cc bertenaga 67 dk dan torsi 104 Nm atau Daihatsu Sigra versi 1.000 cc bertenaga 67 dk dan torsi 89.

Dari segi desain Kwid menawarkan gaya crossover yang sporty. Sedangkan mobil-mobil LCGC lainnya mayoritas masih didominasi model hatchback ataupun mini van.

Kemudian berbicara soal aftersales, Renault hanya memiliki 14 dealer resmi di seluruh Indonesia. Jumlah ini kalah telak dari jumlah dealer milik Datsun, yakni sebanyak 111 unit, Auto2000 yang mencapai 101 unit, sedangkan jaringan service Suzuki ada 184 unit.

Di India, Kwid 1.000 cc dibanderol mulai dari 381 Rupee atau Rp74,7 juta. Sedangkan untuk pasar Indonesia, kabarnya bakal dibanderol di kisaran Rp100 juta - Rp150 juta.

Satu hal yang perlu diingat, Kwid bukanlah mobil LCGC. Sebab, mobil tersebut rencananya diboyong secara utuh dari India. Salah satu syarat dari LCGC adalah kandungan komponen lokal yang harus mencapai 85 persen.

Meski begitu, spesifikasi mesin dan harga yang ditawarkan Kwid akan mirip dengan segmen LCGC. Tentu saja mobil ini bisa menjadi pilihan alternatif jika ingin membeli mobil LCGC.


(HIL)