Safety Driving

Siswa SMU jadi Target Safety Riding Michelin

Ekawan Raharja    •    Rabu, 04 Oct 2017 18:06 WIB
safety driving
Siswa SMU jadi Target <i>Safety Riding</i> Michelin
MSA 2017 akan menjaring 400 siswa dari berbagai kota di sekitar Jakarta. MTVN/Ekawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Kampanye aman berkendara terus digalakkan Michelin. Mereka bahkan menggandeng dua pembalap nasional Fitra Eri dan Diandra Gautama agar pesan mereka benar-benar dapat sampai kepada peserta pelatihan. Melalui Michelin Safety Academy (MSA) 2017, mereka menyasar siswa sekolah menenagh umum untuk memahami perilaku aman berkendara.

Kegiatan untuk pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) itu untuk mengedukasi pengemudi usia muda mengenai berkendara yang aman, sehingga dapat menjadi pengendara yang bertanggung jawab. Mengingat sekarang kecelakaan lalu lintas masih di dominasi oleh remaja.

Menurut data yang diberikan Michelin, lebih dari sepertiga jumlah kecelakaan di Indonesia melibatkan pengendara berumur 15-24 tahun. Dengan jumlah yang sama, yaitu sekitar 8.700 kejadian di antaranya, melibatkan pengendara motor yang sebagian besar tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM).

"Komitmen kami mendukung pergerakan manusia dan barang secara lebih mudah dan keamanan di jalan raya telah menjadi bagian penting dari strategi inovasi perusahaan. Sebagai bagian dari usaha untuk menciptakan ban paling aman, melalui program edukasi ini, kami berusaha untuk mencetak para pengendara muda untuk menjadi pengendara yang bertanggung jawab," jelas Presiden Direktur Michelin Indonesia, Frederick Mueller III, Rabu (4/10/2017) di Merahdelima Jakarta.

Kegiatan untuk meningkatkan keselamat berlalu lintas ini mendapatkan dukungan dari Kepolisian Indonesia, Ikatan Motor Indonesia (IMI), hingga Fédération Internationale de l'Automobile (FIA). Ketiganya kini juga sedang fokus untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

“Pengendara pemula rentan terlibat dalam pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas jika mereka tidak diperkenalkan bagaimana etika berkendara yang baik dan benar, ataupun mereka tidak memahami peraturan lalu lintas,” tambah Kasi Kemitraan Subdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Kepolisian Republik Indonesia, AKBP Aldo Siahaan S.IK., di kesempatan yang sama.

Memasuki tahun keempat, MSA 2017 memperluas cakupan area dengan menjangkau 400 orang siswa-siswi dari 10 sekolah di Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Cilegon. Target ini terbilang hampir dua kali dari jumlah peserta tahun lalu. 

Nantinya para peserta akan diajarkan mengenai cara mengoperasikan mobil yang baik dan benar, diedukasi mengenai safety riding dan driving, serta diajarkan etika berkendara di jalan raya. Sebanyak 400 orang pelajar akan menimba ilmu dari Fitra Eri dan Diandra Gautama, serta beberapa mentor lainnya.

“Michelin Indonesia senantiasa menciptakan ban inovatif untuk mendukung pergerakan orang-orang dengan lebih aman. Namun berkendara secara aman adalah merupakan kewajiban para pengemudi, termasuk pengemudi pemula dari generasi muda. Hal ini sangat penting tidak hanya bagi diri mereka sendiri namun juga bagi orang lain di sekitar mereka,” tutup Frederick


(UDA)