Balap Nasional

IMI Siapkan Seminar Tata Cara Perancangan Sirkuit Balap

Ahmad Garuda    •    Jumat, 20 Oct 2017 08:58 WIB
imi indonesia
IMI Siapkan Seminar Tata Cara Perancangan Sirkuit Balap
IMI siap menggelar seminar tentang merancang sirkuit balap yang tepat. MTVN/Ahmad Garuda

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia punya potensi besar untuk menggelar ajang balap otomotif bertaraf internasional. GP500 yang duu pernah digelar di Indonesia memang jadi acuan, tapi sayang intrik dan politik yang terlalu rumit saat ini membuat semuanya cukup sulit diterapkan.

Ikatan Motor Indonesia sebagai regulator dan badan tertinggi untuk event otomotif nasional, berupaya kembangkan sarana dan prasarana dari sirkuit-sirkuit yang ada. Induk organisasi olahraga otomotif ini bakal menggelar seminar bertajuk 'Developing Successful Circuits' yang akan diadakan di Crowne Plaza Hotel, Jakarta pada 13 Desember mendatang.

Untuk merealisasikan hal ini, IMI telah menjalin kerja sama dengan Tilke Engineering & Architects yang merupakan sebuah perusahaan besar yang bergerak dalam bidang perancangan sirkuit-sirkuit balap kelas dunia.

Beberapa sirkuit yang lahir dari hasil rancangan Tilke Engineering & Architects, antara lain Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia, Sirkuit Internasional Shanghai di Tiongkok, Sirkuit Grand Prix di Singapura, Sirkuit Internasional Austin di Amerika Serikat, hingga sirkuit yang belum lama ini dibangun yaitu Sochi Autodrom di Rusia dan Sirkuit Baku City di Azerbaijan.  

Seminar ini bakal ihadiri langsung oleh Dr. Carsten Tilke yang menjabat sebagai Managing Director Tilke Engineering & Architects. IMI juga telah membuka sesi pendaftaran bagi perusahan atau komunitas arsitektur yang khusus bergerak dalam bidang perancangan sirkuit. Pendaftaran ini dibuka hingga 6 Desember mendatang.

“Sesuai dengan rencana yang telah kami sepakati, IMI akan selalu mendukung terlaksananya ajang perlombaan otomotif berskala internasional agar dapat digelar di Indonesia. Tapi butuh komitmen dan kompetensi dari perusahaan arsitektur yang bekerja untuk mendesain sirkuit-sirkuit balap," klaim Sekretaris Jenderal IMI Pusat, Jeffrey JP.

“Diharapkan juga dengan adanya seminar ini dapat memberikan penyegaran, pengetahuan, serta nilai tambah yang dibutuhkan dalam usaha mengembangkan sarana dan prasana dari sirkuit yang ada agar nantinya menjadi layak untuk digunakan dalam ajang-ajang internasional.”

Seminar tersebut dilaksanakan untuk menunjang program penyelenggaraan kegiatan olahraga kendaraan bermotor harus diadakan di sirkuit permanen dan lokasi tertutup mulai tahun 2018 kedepan.


(UDA)