Pria Lebih Banyak Alami Kecelakaan Mobil di Amerika

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 30 Aug 2016 11:17 WIB
lalu lintas
Pria Lebih Banyak Alami Kecelakaan Mobil di Amerika
Kecelakaan mobil di Amerika banyak dialami pria dibanding wanita. Cheatsheet

Metrotvnews.com: Februari 2016, The Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) melaporkan data kecelakaan lalu lintas di Amerika, yang mengakibatkan kematian berdasarkan gender. Fakta di lapangan menunjukan, setiap tahunnya jumlah pria yang meninggal akibat kecelakaan lebih banyak dibanding wanita.

Ini membuktikan bahwa laki-laki cenderung beresiko dalam mengemudi, sehingga kemungkinan terlibat kecelakaan lebih tinggi. Menurut NHTSA teknologi keamanan semi-otonom terus memberikan perlindungan yang lebih baik dari sebelumnya. Dilaporkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan pada 2015, dan faktor mengemudi secara sembrono atau ugal-ugalan menjadi salah satu penyebab kecelakaan tertinggi.

Temuan lain menunjukkan, beberapa penyebab kecelakaan yang banyak dilakukan pria adalah tidak menggunakan sabuk pengaman, alkohol atau obat-obatan serta mengemudi dengan kecepatan tinggi. Sementara, penyebab kecelakaan pengemudi wanita karena cenderung melakukan pelanggaran, dan ngebut, termasuk mengemudikan mobil sport.

Menurut penelitian, setiap tahun sejak 1975-2014, jumlah kematian pria akibat kecelakaan dua kali lipat dari wanita. Tapi seiring perkembangan teknologi angka kematian akibat kecelakaan mulai mengecil, karena adanya hukum yang mempeketat penggunaan sabuk pengaman, airbag, dan adanya fitur keselamatan lainnya.

Selama rentang waktu yang sama 1975-2014, kematian kecelakaan pria menurun 29%, sedangkan kematian kecelakaan wanita mengalami penurunan sebesar 20%. Di sisi lain, kematian pengendara sepeda motor baik pria maupun wanita meningkat secara signifikan sejak tahun 1975. Hasil penelitian ini diharap menjadi pembelajaran, baik oleh kaum pria maupun wanita. Penting berkendara dengan aman dan patuhi aturan berlalu lintas.


(UDA)