Industri Otomotif

Tata Motors: Torsi Besar Wajib untuk Pick-up di Indonesia

Ahmad Garuda    •    Jumat, 22 Dec 2017 09:38 WIB
mobil barutata motors
Tata Motors: Torsi Besar Wajib untuk Pick-up di Indonesia
Pick-up di Indonesia harus kuat bawa beban dan melalui ragam kondisi jalan. TM

Jakarta: Mengerti bagaimana karakter pengemudi untuk segmen mobil penumpang, ternyata diberlakukan Tata Motors untuk segmen mobil komersial nasional. Salah satu yang mereka tekankan adalah kekuatan mobil untuk memuat beban, termasuk kekuatan untuk membawanya dalam segala situasi jalan.

Menurut penuturan President Director PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Biswadev Sengupta kepada medcom.id beberapa waktu lalu, bahwa pengembangan mobil uintuk Indonesia ya hanya mereka jual untuk pasar Indonesia.

"Kami melihat permintaan masyarakat akan sebuah mobil komersial kecil dan karakter penggunaannya. Mereka ingin mobil seperti apa dan kami mulai mengembangkan itu. Hal ini juga yang menjadi alasan terkuat, mengapa kami hanya menjual mobil tipe tertentu untuk pasar Indonesia saja," klaim Biswadev.

Mobil-mobil yang mereka riset khusus untuk pasar Indonesia seperti tipe pick-up Tata Super Ace 2, lalu Super Ace HT hingga Xenon HD, menjadi trade mark khusus untuk pasar nasional. Mobil-mobil ini punya keistimewaan di bagian kapasitas angkut hingga torsi yang melimpah. Bahkan untuk beberapa wilayah, Tata Motors memberikan opsi untuk setup bagian kaki-kaki.

Sebagai gambaran gampangnya, Tata Xenon yang tenaga kecepatannya hanya 75 daya kuda, punya torsi yang sangat besar hingga 275 newton meter yang diperoleh pada gasingan mesin 1.350 RPM hingga 1.600 RPM. Begitu juga dengan Super Ace HT yang tenanganya hanya 70 daya kuda namun torsinya mencapai 135 newton meter pada putaran mesin 2.500 RPM saja.

"Membuat pick-up untuk pasar nasional, harus mengetahui karakter pengemudi mobil dan juga medan atau wilayah yang sering mereka lalui saat mengangkut barang. Dari situ baru kita kembangkan mobil yang cocok untuk wilayah atau negara tersebut. Seperti karakter pengemudi pick-up di Indonesia, mereka kalau bawa barang suka berlebih dari kapasitas angkutnya. Tapi di sisi lain, ingin tetap mobilnya bertenaga saat memuat bobot berlebih, nah itu adalah tantangan dan kami bisa menjawabnya," imbuh Corporate Communication PT TMDI, Kiki Fajar.

Tak cukup sampai di sana, Kiki juga menegaskan bahwa beberapa wilayah yang kondisi jalannya cukup ekstrim dan butuh suspensi yang lebih keras dan lebih panjang, mereka pun memenuhinya. Semua mereka lakukan agar produk yang mereka pasarkan, benar-benar disesuaikan dengan keinginan pengemudi dan juga sang empunya.


(UDA)