Industri Otomotif

Penjualan Datsun Terpuruk Usai Calya-Sigra Muncul

Ainto Harry Budiawan    •    Selasa, 29 Nov 2016 12:02 WIB
datsun
Penjualan Datsun Terpuruk Usai Calya-Sigra Muncul
Datsun tak punya varian transmisi otomatis. Dok. MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Datsun yang hanya punya dua produk yakni Go+ Panca dan Go, diprediksi akan terganggu kehadiran duet kembar Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Apes bagi Datsun. Prediksi itu akhirnya terbukti.

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan distribusi Go+ Panca hanya 27 unit pada Oktober 2016. Sedangkan Go sejumlah 212 unit pada periode yang sama. Jumlah itu terbilang mengkhawatirkan buat Datsun. Padahal mereka mampu mendistribusikan rata-rata 1.900-2.000 unit untuk Go+ Panca dan 1.000 unit untuk Go dari Januari hingga Juni 2016.

Juli 2016 menjadi awal keterpurukan brand Jepang ini. Terutama setelah  foto spyshoot Calya-Sigra mulai tersebar. Go+ Panca dan Go makin terpuruk setelah foto-foto interior, bocoran fitur, harga dan varian Calya-Sigra terekspos. Pada momen itu, distribusi Go+ Panca dan Go menurun jadi 2.215 unit. Sedangkan Calya-Sigra mulai didistribusikan dengan total 4.000 unit pada bulan yang sama.

Distribusi Go+ Panca dan Go pada bulan berikutnya kembali menurun. Pada Agustus cuma 2.047 unit dan September 881 unit. Puncak keterpurukan terjadi Oktober, yakni hanya 239 unit untuk Go dan 27 unit untuk dengan Go+ Panca. Di sisi lain, Calya-Sigra konsisten di angka 8.000-9.000 unit dan Sigra 5.000 unit.

Varian lebih banyak, fitur keselamatan lebih komplet, dan luas kabin Calya-Sigra diyakini menjadi alasan Datsun Go+ Panca mulai tak dilirik. Apalagi Calya-Sigra ada pilihan transmisi otomatis. Sedangkan Datsun tak memilikinya.


(HIL)