Industri Otomotif

Pabrikan Mobil Jerman Keluhkan Kebijakan Trump

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 05 Mar 2018 11:53 WIB
industri otomotifregulasi otomotif
Pabrikan Mobil Jerman Keluhkan Kebijakan Trump
Aturan impor AS mendapat protes keras dari industri otomotif. Carscoops

Amerika Serikat: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali membuat heboh dengan menetapkan kebijakan baru mengenai tarif impor baja sebesar 10 persen. Kebijakan ini termasuk mengatur tarif impor alumunium sebesar 25 persen. Brand Eropa yang punya pabrik di Amerika pun mengeluhkan kondisi ini.

Menurut The Washington Post, penetapan tarif impor baru dimaksudkan untuk melindungi industri dalam negeri, negara adidaya itu. Sekaligus mengancam tarif impor baja dan aluminium dari negara lain ke AS. 

Bahkan beberapa kalangan menilai, peraturan tarif impor itu akan berdampak luas terhadap sektor industri dan perdagangan, serta berdampak pada perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Peraturan tarif impor baja dan alumunium itu mendapat protes keras dari industri otomotif, terutama produsen mobil yang berasal dari luar AS. Contohnya BMW, pabriknya beroperasi di wilayah South Carolina, Volkswagen di Tennesse dan Mercedes-Benz di Alabama.

Perbedaan penerapan tarif impor juga dirasa tidak adil karena dianggap memberatkan produsen mobil Jerman tersebut. Padahal pabrik BMW di South Carolina disebut menyumbang kegiatan ekspor mobil terbesar dari AS. Sementara produsen mobil lokal seperti GM atau Ford diuntungkan dengan pengenaan tarif impor yang lebih kecil. 

Kebijakan tarif impor ini tak hanya menuai kritik tajam dari beberapa negara. Dikhawatirkan negara-negara mitra dagang akan melakukan tindakan balasan kepada pemerintahh AS. Misalnya Tiongkok, yang merupakan eksportir baja terbesar, yang diikuti oleh Brasil dan Korea Selatan.


(UDA)