Teknologi Otomotif

Nissan Pamer Teknologi Mobil Listrik Melalui e-Power

Ekawan Raharja    •    Rabu, 16 Aug 2017 18:35 WIB
nissan
Nissan Pamer Teknologi Mobil Listrik Melalui e-Power
NIssan e-Power menjadi salah satu cara Nissan memeperkenalkan teknologi mobil listrik kepada masyarakat Indonesia. MTVN/Ekawan

Metrotvnews.com, BSD City: PT Nissan Motor Indonesia memang tidak memiliki rencana membawa produk baru di 2017. Sebagai gantinya mereka memperkenalkan teknologi mobil listrik yang mereka punya melalui Nissan e-Power.

Sistem ini sudah digunakan oleh Nissan di luar negeri dan dibenamkan di model Nissan Leaf atau lebih dikenal dengan Nissan March. Bahkan sejak 2010 hingga saat ini, Leaf berteknologi e-Power sudah terjual lebih dari 277 ribu unit di seluruh dunia.

Nissan e-POWER menggerakkan roda kendaraan menggunakan motor listrik yang juga didukung oleh baterai lithium-ion on-board. Namun tidak seperti kendaraan listrik biasa teknologi Nissan e-POWER tidak membutuhkan charger eksternal, melainkan menggunakan mesin bensin berukuran kecil untuk mengisi daya baterai ketika mobil sedang dikendarai.

"Nissan e-POWER menjadi solusi inovatif dalam ranah elektrifikasi di pasar yang kini sedang berkembang. Nissan semakin mengukuhkan standar kendaraan listrik yang sudah diproduksi secara massal melalui LEAF dan e-POWER sebagai jembatan yang ideal antara mobil bensin/diesel konvensional dengan kendaraan listrik utuh,” jelas Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Eiichi Koito, di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.

Sistem e-POWER dilengkapi dengan komponen utama yakni compact Lithium-ion battery, generator listrik, inverter, motor listrik dengan output tinggi, dan mesin bensin kecil yang efisien. Sistem e-POWER 100 persen menggunakan penggerak motor listrik, yang berarti roda hanya digerakkan oleh motor listrik.

Kekuatan dari compact Lithium-ion baterry dikirim ke motor listrik output tinggi dari e-POWER dengan mesin bensin kecil mobil yang digunakan saat dibutuhkan untuk membantu mengisi daya ulang baterai. Pengoperasiannya otomatis, menyala dan mati sesuai kebutuhan, dan tidak terhubung dengan roda mobil.

Jika pemerintah sudah mulai mengesahkan peraturan mengenai kendaraan listrik, tentu bukan harapan kosong Nissan Leaf bisa muncul di Indonesia. Namun untuk saat ini, Indonesia masih banyak bisa sekedar menyaksikan Nissan Leaf hanya terpaku di atas booth pameran.


(UDA)