Klub dan Komunitas

Korps Adyaksa pun Lihai Bermain Lumpur

Ahmad Garuda    •    Selasa, 07 Aug 2018 09:49 WIB
klub mobil
Korps Adyaksa pun Lihai Bermain Lumpur
Ketiika tukang tuntut di pengadilan punya hobi unik. KA

Tangerang: Pehobi offroad bisa dari kalangan mana saja. Termasuk para Jaksa yang biasanya sibuk membuat tuntutan di sidang pengadilan. Ternyata Korps Adhyaksa banyak juga yang doyan berkotor-kotor ria dan bersahabat dengan trek lumpur. Hal ini mereka buktikan pada Minggu, (5/8/2018) lalu.

Mereka berkumpul di lapangan untuk tes trek mobil dan latihan motocross BSD – Tangerang, Banten. Terdapat lebih dari 80 kendaraan 4x4 dari berbagai jenis. Pada awalnya Arminsyah SH Msi yang kemudian menjadi pelindung mengusulkan untuk membuat kegiatan offroad di lingkup Kejaksaan Agung RI.

Jadi bukan hanya olahraga tenis ataupun golf saja yang terselenggara. Karena dipercaya kegiatan offroad  memiliki banyak manfaat positifnya.

“Ternyata antusiasme para Jaksa sungguh luar biasa. Menurut saya offroad memang mempunyai banyak nilai positif. Biar Jaksa juga jangan dikenal sebagai tukang tuntut di pengadilan saja tapi  dekat dengan masyarakat lewat dunia offroad,” kata Johanis Tanak yang dipercaya jadi ketua panitia acara bakti sosial Adhyaksa Jip Club.

Kegiatan berkumpulnya para insan kejaksaan ini memang tak hanya diisi dengan menjajal trek offroad di lokasi kegiatan tapi juga touring singkat di sekitar desa Pagedangan Kabupaten Tangerang untuk melakukan Bhakti Sosial ke Panti Asuhan.

“Kegiatan ini sepenuhnya adalah inisiatif dari para Jaksa yang punya hobi sama, kemudian semua berpatungan untuk membiayai acara ataupun menyumbang ke anak-anak Yatim Piatu. Jadi ini adalah event swadaya dan swakelola,” imbuh Johanis Tanak.

Ternyata acara yang dipersiapkan dalam waktu cukup singkat kurang dari sebulan juga diikuti perwakilan dari Kejaksaan Tinggi di Indonesia. Di antaranya dari Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Kalimantan dan sebagainya.

“Kalau kami dari Kejaksaan Tinggi di Sumatera Utara paling tidak sebulan sekali  sering mengadakan offroad bersama. Sembari offroad ke daerah terpencil untuk menyalurkan bantuan dan kegiatan sosial lainya juga sekaligus dilakukan penyuluhan hukum,” kata DR Bambang Sugeng Rukmono MM. MH  - Kajati Sumatera Utara yang juga tercatat sebagai peserta Bhakti Sosial Adhyaksa Jip Club 2018.

Peserta dari Sumatera Utara memang paling banyak. Hampir 40 mobil yang datang dan ikut berpartisipasi. Kecintaan terhadap dunia offroad memang sangat tercermin dari rombongan ini.

Bahkan ketika menjajal beberapa trek dengan handicap cukup ekstrim, rata-rata peserta dari Sumut termasuk Kajati nya sendiri terlihat sudah terbiasa dengan trek offroad. Selanjutnya Bambang Sugeng Rukmono berharap akan segera terbentuk wadah yang menaungi kegiatan offroad Insan Adhyaksa di seluruh Indonesia.

“Memang kegiatan ini adalah awal untuk membuat payung organisasi hobi berupa klub offroad. Tinggal nanti di daerah menjadi chapter nya. Misalnya Adhyaksa Jip Club Kejakti Sumut dan sebagainya. Nanti akan segera dirumuskan seperti apa bentuknya dan program ke depannya apa saja,” sambung Johanis.

“Jika sudah terbentuk dan ada AD ART nya akan didaftarkan ke induk organisasi resmi IOF ataupun IMI. Sehingga organisasi offroad kejaksaan adalah organisasi yang terdaftar. Nanti untuk pengukuhan akan mengundang perwakilan dari organisasi tersebut,” pungkas Humas Panitia event ini, Agus Darmawan.


(UDA)