Industri Otomotif

Siklus Update Produk Ban, Maksimal Lima Tahun

Ainto Harry Budiawan    •    Selasa, 04 Sep 2018 13:42 WIB
ban mobil
Siklus <i>Update</i> Produk Ban, Maksimal Lima Tahun
Pabrikan ban biasanya melakukan update produk dengan tipe yang sama maksimal 5 tahun. medcom.id/A Harry Budiawan

Jakarta: Seiring ketatnya persaingan antar produsen ban, mereka dituntut untuk terus berinovasi. Tak heran jikadalam periode tertentu, mereka pasti punya model ban terbaru, yang merupakan perbaikan dari produk yang sudah ada.

Menurut Romijo Huka, National Sales Manager Goodyear Indonesia, pabrikan setelah merilis ban model baru, tim riset dan pengembangan (R&D) akan langsung melakukan pengembangan produk, untuk generasi berikutnya.

"Jadi setelah proses riset, tes dan launching, mereka bikin proyek baru. Kalau kita sih paling lama lima tahun, ada juga yang tiga tahun sudah ada generasi barunya," katanya beberapa waktu lalu.

Pabrikan ban asal Amerika Serikat itu pun belum lama ini merilis Assurance Triplemax 2 (ATM2), yang baru saja menggantikan Assurance Triplemax, setelah lima tahun dijual kepasaran.

Perbaikan yang dilakukan misalnya, pengembangan grip untuk membuat jarak pengereman lebih pendek, lalu pattern dari non asimetris menjadi asimetris, dinding ban diberi dua ply dengan komposisi karbon agar ban lebih empuk

Ban ini menyasar mobil penumpang, mulai dari sedan, hatchback, SUV dan MPV, dengan pilihan lingkar pelek mulai dari 14 inci hingga 17 inci. Dengan harga mulai dari Rp550 ribu sampai Rp1,1 juta.

Pabrikan komponen otomotif karet bundar ini, memang wajib melakukan inovasi. Lantaran persaingan di pasasr nasional cukup ketat. Apalagi pabrikan lokal seperti Achilles, GT Radial hingga produsen brand dari luar yang punya pabrik perakitan di Indonesia, juga punya trik sendiri untuk memberikan pilihan yang lebih besar ke konsumen.


(UDA)