Mobil Baru

E-Pace, Small SUV 'Murah ' ala Jaguar

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 25 Jul 2017 08:00 WIB
mobil jaguar
E-Pace, <i>Small</i> SUV 'Murah ' ala Jaguar
Jaguar E-Pace akan dibangun di pabrik di Austria. newatlas/jaguar

Metrotvnews.com: Setelah menjajakan F-Pace dua tahun lalu, Jaguan semakin kepincut dengan SUV. Kini mereka ikut merawaikan segmen small SUV yang sedang menggeliat dengan memperkenalkan E-Pace. Tentu dengan kemewahan yang jadi ciri khas Jaguar.

Jaguar merancang E-Pace sebagai SUV ramping, seperti kakaknya. Atapnya juga melengkung lembut hingga belakang dan berakhir di spoiler lalu menukik tajam bagi kaca belakangnya ala hatcback. Bedanya overfender belakang membentuk garis menyambung ke 'bilah' lampu belakangnya tampil lebih berotot dibanding F-Pace.

Interiornya sudah pasti berlapis kulit khas Jaguar yang di naungi sunroof selebar atap. Paling unik adalah handle besar bagi penumpang yang seolah menjadi partisi yang 'membagi' dua kokpit. Atapnya didominasi moonroof jumboDi hampir semua sudutnya ada trim kayu dan setiap kursi memiliki akses ke port USB serta soket 12 V.



Sumber tenaga untuk varian tertingginya adalah mesin empat silinder turbocharged 2.0-liter Ingenium berteknologi Active Driveline mampu menghasilkan tenaga hampir 300 daya kuda. Mesin yang sama juga menghela generasi terbaru Land Rover itu dipasangkan dengan transmisi otomatis sembilan kecepatan ZF.

Peran teknologi Active Driveline membagi torsi ke as roda belakang berdasarkan kondisi jalan. Di dalam mode normal atau sport, sensor mendeteksi medan yang dilalui dalam kondisi sangat basah, kopling mengerahkan 100 persen torsi ke satu satu atau lebih yang membutuhkan traksi dalam waktu 100 milidetik.

Bila sistem penggerak AWD aktif, torsi akan dibagi ke empat roda sesuai kebutuhan masing-masing secara terus menerus setiap 10 milidetik. Misalnya dalam kondisi jalan licin, sistem akan menyesuaikan torsi untuk memperkecil slip dan menjaga stabilitas kendaraan. Ketika menikung, torsi akan disalurkan lebih banyak ke roda di sisi luar agar tetap berada di jalur yang tepat. Sistem ini juga bisa bertindak seperti pengunci diferensial belakang.

Setelah kondisi kembali normal, secara otomatis penggerak AWD akan kembali ke front-wheel drive. Sehingga penggunaannya tenaganya menjadi lebih efisien.

Baca juga: Cara Nekat Jaguar Perkenalkan E-Pace

Sitem suspensi dinamis E-Pace tidak kalah cerdas. Teknologi peredam variabel ini memonitor pergerakan kendaraan setiap 2 milidetik dan bila melakukan perubahan yang mempertahankan stabilitas kontrol pengemudi serta mencegah efek bodyroll. Suspensi memiliki opsi mode normal dan dinamis yang bisa digunakan di medan offroad.

Jaguar juga membekali suspensi E-Pace dengan sistem Drive Control yang punya mode setelan berkendara normal, dinamis, eco, dan hujan / es / salju. Sistem ini tidak hanya mengatur suspensi, tapi juga pengaturan yang terkait dengan respon throttle, kemudi dan transmisi. Bahkan membantu pengemudi mengatasi blind spot, tanjakan curam dan pengereman darurat.



Sama seperti Land Rover, standar InControl Touch Pro dengan monitor head-up 10 inchi juga disematkan ke E-Pace. Fitur ini menawarkan pemantauan dan kontrol  jarak jauh, navigasi 3D yang terhubung satelit, akses aplikasi dalam kendaraan dan hotspot Wi-Fi.

Jaguar E-Pace ditargetkan masuk jalur produksi pada tahun depan. Harga yang ditawarkan bila dikonversikan dan belum termasuk pajak, mendekati Rp 1 milyar. Barangkali relatif tinggi untuk sebuah small SUV, namun cukup murah untuk sebuah Jaguar kan?

 
(LHE)