Teknologi Otomotif

Hyundai Kenalkan Fitur Baru Pendeteksi Kantuk

M. Bagus Rachmanto    •    Kamis, 04 Jan 2018 09:07 WIB
teknologi otomotif
Hyundai Kenalkan Fitur Baru Pendeteksi Kantuk
Departed Driver Rescue & Exit Maneuver menjaga mobil dari para pengemudi yang ngantuk. Hyundai

Amerika Serikat: AAA Foundation untuk keselamatan lalu lintas memperkirakan, bahwa lebih dari 20 persen kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban tewas di Amerika Serikat (AS) karena pengemudi mengantuk. Hal ini menyebabkan sekitar 7.000 kematian setiap tahunnya.

Atas dasar itu pabrikan mobil Korea, Hyundai, berencana memperkenalkan fitur terbarunya yang disebut Departed Driver Rescue & Exit Maneuver (DDRE) di Consumer Electrics Show 2018.

DDRE dirancang untuk mencegah kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi yang tertidur di belakang kemudi. Cara kerja sistem ini dengan menggunakan kamera infra merah yang memantau dan menganalisis gerakan wajah serta mata pengemudi, untuk memeriksa tanda-tanda kantuk.

Tak hanya itu, DDRE juga dapat memantau berbagai sistem bantuan pengemudi untuk menentukan apakah pengemudi keluar dari jalur atau membuat gerakan tak menentu yang bisa mengakibatkan kecelakaan.

Jika sistem membaca pengemudi tertidur atau menjadi tidak responsif, maka DDRE secara otomatis akan mengalihkan ke mode mengemudi otonom Level 4, untuk mengarahkan mobil ke jalur atau tempat yang aman dan berhenti.

Menurut Hyundai, yang menarik dari sistem ini adalah karena menggunakan perangkat keras yang sudah diterapkan pada kebanyakan mobil baru. Seperti sistem kemudi tenaga listrik, kamera, sensor radar dan unit GPS. 

Berkat komponen tersebut, mobil hanya perlu beroperasi di mode mengemudi otonom untuk jarak pendek atau biasanya kurang dari dua kilometer. Penemuan sistem ini disebut lebih sederhana dibanding sistem penggerak otonom yang ada sekarang.

Hyundai Mobis mengatakan teknologi ini bisa siap pada, 2022 yang nantinya menjadi salah satu persyaratan keselamatan tambahan di mobil.

"Kami membangun sebuah teknologi yang akan menyelamatkan banyak nyawa, dan menawarkan ketenangan pikiran yang luar biasa kepada para pengemudi dan penumpang," kata Direktur pengembangan kendaraan otonom Hyundai Mobis Amerika Utara, David Agnew, seperti dikutip Carscooops.




(UDA)