Teknologi Otomotif

Guru SMK Wajib Tahu Teknik Otomotif Terbaru

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 20 Oct 2017 17:46 WIB
teknologi otomotif
Guru SMK Wajib Tahu Teknik Otomotif Terbaru
Daihatsu Technical Training for SMK Teacher di Banten. ADM

Metrotvnews.com, Banten: Dunia pendidikan biasanya mengikuti dunia industri dalam segmen tertentu. Misalnya dalam dunia otomotif, kurikulum pendidikan selalu berkiblat kepada industri otomotif. Di Indonesia, hal ini jaraknya bisa sangat timpang, jika tak diserta dengan kerja sama khusus dengan dunia industri.

Hal inilah yang menginspirasi Daihatsu untuk memperkaya kompetensi guru. Mereka melakukan transfer ilmu dan sharing teknologi terkini di bidang otomotif, melalui program 'Technical Training for SMK Teacher'. 

Training/pelatihan ini memberikan kesempatan kepada guru-guru SMK untuk belajar lebih mendalam tentang teknologi terkini yang digunakan Daihatsu, meliputi Anti Lock Brake System (ABS), Airbag, Electric Power Steering (EPS), Multiplex Communication(MPX), Dual VVT-i, e-Throttle, dan Immobilizer.

Dikatakan, pelatihan yang digelar di SMK Triguna Tangerang, Banten, pekan lalu, mendapat tanggapan positif dan antusias besar dari para guru. Terlihat dari membludaknya jumlah peserta. Dari target 20 peserta melonjak menjadi 40 peserta, dari perwakilan 37 SMK di Banten. 

“Kami senang melihat respon antusias dari guru-guru SMK dalam mengikuti program ini, kami berharap dengan mendalami teknologi terkini Daihatsu, guru-guru dapat mengetahui kelebihan produk Daihatsu, ” ujar, Executive Coordinator Technical Service Division Astra Daihatsu Motor, Anjar Rosjadi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/20/2017).

Sampai saat ini, Program Technical Training for SMK Teacher ini, telah memberikan training ke 455 guru SMK di seluruh Indonesia. Sebelumnya program ini telah dielenggarakan di Bandung, Cirebon, Jakarta, Palembang, Medan, Bandar Lampung, Jambi, Bali.

Dalam program ini, Daihatsu juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, berkaitan dengan Integrated Curriculum yang diharapkan bisa diterapkan di seluruh SMK Binaan Daihatsu.


(UDA)