Dakar Rally

Cerita Seru Teruhito Sugawara Ikut Balap Dakar Rally

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 06 Aug 2018 08:41 WIB
balap mobil
Cerita Seru Teruhito Sugawara Ikut Balap Dakar Rally
Truk Hino Dakar Rally mejeng di GIIAS 2018. HMSI

Jakarta: Dengan kehandalan dan ketangguhan truknya, Hino menjadi satu-satunya produsen truk asal Jepang yang turut serta dalam Dakar Rally 2018. Tim Hino Dakar Rally yang dipimpin Yoshimasa Sugawara, berhasil menjuarai kategori under 10-Litre Class selama delapan tahun berturut-turut dari 2010 sampai tahun 2017.

Prestasi yang diraih di ajang balap mobil bergengsi Dakar ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Hino. Tak heran, jika pabrikan mobil komersial asal Jepang mendatangkan langsung truk yang dipakai di Dakar Rally 2017 untuk dipamerkan kepada khalayak ramai.

Presiden Direktur PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Hiroo Kayanoki pun menegaskan, jika satu unit truk Hino Dakar Rally tipe Hino500 Series, sudah tiba di Indonesia yang sekarang dipajang di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018. 

“Prestasi Hino di Reli Dakar merupakan suatu kebanggan bagi kami keluarga Hino, banyak orang yang bekerja keras untuk kebarhasilan ini. Termasuk kami di Indonesia turut memberikan kerja keras untuk menghasil truk – truk yang berkualitas bagi memberi nilai lebih bagi bisnis konsumen. Kami selalu memberikan kendaraan yang lebih aman, lebih ekonomis lebih bertenaga dan lebih ramah lingkungan,” kata Presiden Direktur HMSI, Hiroo, dalam keterangan resminya, Sabtu (4/8/201) 

Menarik, kali ini pembalap utama Hino Team Dakar Rally, yaitu Teruhito Sugawara juga hadir di GIIAS 2018. Dalam kunjungannya Teruhito berbagi pengalaman dan cerita mengenai keterlibatannya dalam rally paling ganas ini hingga dia berhasil menjadi juara dalam gelaran Dakar Rally.

Sebagai indormas Teruhito Sugawara pertama kali terjun di Dakar Rally pada tahun 1997 sebagai mekanik ayahnya yang merupakan pembalap tertua di Dakar Rally saat ini yaitu Yoshimasa Sugawara, 77 tahun. 

Dibalapan reli yang berat ini, Teruhito Sugawara sebagai mekanik selalu berupaya keras untuk memberikan performa kendaraan yang terbaik bagi tim nya, sehingga pada tahun 2005 dipercaya untuk menjadi pembalap tim kedua, dan menjadi satu–satunya tim ayah dan anak yang berlaga di lintasan Dakar Rally. 

Buah hasil kerja kerasnya, pada tahun 2010 dan 2011 akhirnya Teruhito Sugawara berhasil meraih gelar juara Dakar Rally untuk kelas under 10 Litre. Sejak saat itu Teruhito Sugawara menggantikan posisi ayahnya untuk menjadi pembalap utama Hino Team Dakar Rally. 

Meski saat ini sudah menjadi pembalap utama motivasinya tidak pernah luntur untuk memberikan balapan yang terbaik selama lomba, karena Teruhito Sugawara tahu ia kini membalap di depan ayahnya. 

Di Reli Dakar 2018 Hino mengirimkan dua truk Hino 500 GT yang dipersiapkan dengan sejumlah modifikasi khusus. Truk 1 yang dibekali mesin A09C-TI 6-silinder segaris 8.866 cc, diklaim mampu menyemburkan tenaga 600 daya kuda. Sementara Truk 2 mendapatkan update di mesin dan suspensi seperti Truk 1. Sebelumnya, Truk 2 dibekali mesin J08C-TI 6-silinder segaris 7.961 cc bertenaga 485 dk.  

Truk yang sekarang didatangkan di Indonesia adalah truk Hino tipe Hino500 Series, yang terkenal dengan daya tahannya yang kuat dan tangguh di segala medan, dengan mesin J08C-TI berkapasitas 7.961 cc yang dilengkapi dengan turbo intercooler.

Truk yang didesain khusus untuk melibas jalur ekstrem Reli Dakar ini dipasangkan sistem penggerak roda part time four wheel drive dengan differential lock di roda depan dan belakang. Transmisi manual enam kecepatan mampu membuat truk melesat di kecepatan tertinggi 170 km per jam.

Menariknya, truk berbobot 7,4 ton ini memiliki teknologi Central Tire Inflation System Teleflow CTIS. Teknologi tersebut memungkinkan navigator untuk mengatur tekanan angin dari dalam kabin melalui perangkat komputer. Truk dikemudikan oleh Yoshimasa Sugawara merupakan pemegang Guiness World Records untuk 26 kali partisipasi dalam Reli Dakar dan 20 kali menyelesaikan reli hingga akhir.


(UDA)