Dakar Rally 2019

Ubah Air Restrictor, Toyota Gazoo Yakin Menang di Dakar Rally

Ahmad Garuda    •    Senin, 07 Jan 2019 06:47 WIB
toyotabalap mobilminidakar rally
Ubah Air Restrictor, Toyota Gazoo Yakin Menang di Dakar Rally
Toyota lakukan ubahan kecil di sistem pendingin mesin dan suspensi untuk hadapi Dakar Rally 2019. TGR

Peru: Toyota Hilux di bawah tim Gazoo Racing Afrika Selatan bersama Nasser Al-Attiyah dan Giniel de Villiers, tak berdaya melawan tim Peugeot Racing selama dua musim terakhir di Dakar Rally. Namun tahun ini tim tersebut optimis bisa menang, meski hanya melakukan sedikit modifikasi di komponen air restrictor mobilnya.

Pengubahan komponen air restrictor lebih kecil 1 mili meter tersebut, untuk menyesuaikan dengan kondisi trek yang 70 persen menyajikan kondisi gurun pasir. Dengan mengecilnya pemasok udara ke sistem pendinginan mesin, artinya risiko besar soal penurunan tenaga mesin.

"Basis mobil ini tidak berbeda dengan mobil yang kami gunakan di 2018 lalu. Hanya ada sedikit modifikasi di sistem pendingin mesin. Tahun lalu sistem ini menurut kami berlebihan. Akibatnya pasti menurunkan power mesin sebesar 5 persen, tapi kami mengubah karakter mesin agar cocok dengan modifikasi tersebut," klaim Manager Tim Toyota Gazoo Racing, Glyn Hall seperti yang ditulis Motorsport.com.

Selain melakukan ubahan di sistem pendinginan mesin, Hall juga menegaskan ada perubahan signifikan terhadap karakter suspensi, shock absorbers. Pengubahan ini dilakukan lantaran posisi duduk pereli mereka dikeluhkan terlalu tinggi. Sehingga kurang nyaman saat menempuh perjalanan cukup jauh dengan trek yang sangat ekstrim.

Selebihnya, mereka menyatakan lebih dari siap untuk meraih kemenangan perdana di balap terganas dunia itu. Optimisme ini lahir juga tak terlepas dari menarik dirinya tim Peugeot Racing yang selama ini tampil dominan.

Musuh terbesar mereka saat ini justru ke tim X-Raid. Tim tersebut mengambil tiga pereli Peugeot Racing untuk tahun ini bertarung bersama mereka. Mereka adalah Carlos Sainz, Cyril Despres dan Stephane Peterhansel. Ketiganya akan Hanya bertarung menggunakan MINI John Cooper Works tipe Buggy yang baru dikembangkan tahun ini.

Sementara Sebastien Loeb, memilih tetap menggunakan Peugeot 3008DKR. Sang juara World Rally Championship (WRC) sebanyak 9 kali berturut itu bakal bernaung di tim privatir PH-Sport dan berharap bisa melanjutkan tradisi juara menggunakan mobil asal negaranya sendiri.

Tentu pertarungan bakal sangat seru tahun ini dengan segala perubahan yang ada. Dakar Rally 2019 bakal mulai berlangsung hari ini di Lima, Peru (7/1/2019).


(UDA)