Klub dan Komunitas

Tosca Touring ke Jogja di Hari Sumpah Pemuda

M. Bagus Rachmanto    •    Minggu, 29 Oct 2017 10:07 WIB
klub mobil
Tosca Touring ke Jogja di Hari Sumpah Pemuda
Toyota Sienta Community Indonesia ajak keluarga eksplorasi budaya nasional. MTVN/M. Bagus Rachmanto

Metrotvnewss.com, Jakarta: Banyak cara yang dilakukan komunitas mobil untuk mengisi kegiatan mereka. Seperti yang dilakukan komunitas Toyota Sienta Community Indonesia (Tosca) dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Batik, yang tergabung dalam Touring for Nation Carmudi jilid 3.

Touring bertajuk 'Bangga Indonesia' yang dilakukan Tosca dimulai di titik kumpul KM 57 Tol Cipularang. Diikuti 35 mobil, Tosca menuju destinasi pertama dengan mengunjungi Sanggar Batik Katura - Trusmi Cirebon, di Kota Cirebon, Jawa Barat. 

Touring komunitas yang membawa keluarga ini juga mendapat kesempatan unik. Di kota ini, rombongan mengunjugi destinasi edukasi soal batik Cirebon. Tidak hanya mendapat edukasi tentang sejarah dan kebudayaan Cirebon, tapi berkesempatan juga untuk belajar cara membatik secara tradisional. 

Menurut Ketua Tosca, Indra Cahyadi, perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kota Yogyakarta, dengan mengunjugi candi terbesar umat Budha, Borobudur. Kota Yogyakarta menjadi detinasi terkahir Touring for Nation 3.

"Touring ini sekaligus memperingati hari jadi Tosca yang pertama pada 30 Oktober mendatang. Selain itu kegiatan ini diharap bisa mempererat keakraban diantara para member dan lebih mengenal tentang keberagaman dan budaya Indonesia," kata Indra saat berbincang dengan Metrotvnews.com, di acara pelepasan, Sabtu (28/10/2017).

Sebagai informasi, di usia pertamanya, Tosca sudah memiliki beberapa chapter. Di antaranya, Chapter Jakarta, Chapter Bogor-Depok, Chapter Bekasi, Chapter Tangerang, Chapter Cirebon, Chapter Semarang dan Jawa Timur (Jatim), dengan total 986 member.

Salah satu penggagas touring, Head of Marketing and PR Carmudi, Chandra Sidik mengatakan, pihaknya merasa bangga karena tak terasa kegiatan touring yang melibatkan para komunitas ini sudah masuk seri ketiga.

Menurutnya, di kegiatan ini komunitas dan keluarga diajak untuk lebih mengenal tempat bersejarah di Indonesia. Pesan yang ingin disampaikan adalah agar saling menghormati kebebasan dan keberagaman agama yang ada di Indonesia. "Menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bukan kelemahan adalah mutlak harga mati, jangan malah menjadi rawan konflik," tutup Chandra.


(UDA)