Mobil Klasik

Mercedes-Benz Bekas Adolf Hitler Bakal Dilelang Januari 2018

Ekawan Raharja    •    Kamis, 28 Dec 2017 16:20 WIB
mobil klasik
Mercedes-Benz Bekas Adolf Hitler Bakal Dilelang Januari 2018
Mercedes-Benz Bekas Adolf Hitler Bakal Di Lelang Januari 2018.

Amerika Serikat: Membeli mobil-mobil bekas selebritis ataupun musisi di sebuah lelang adalah hal yang lumrah. Tapi mobil yang satu ini rasanya bakal diperebutkan. Mengingat mobil yang ditawarkan ternyata bekas salah satu penjahat perang dunia kedua yakni Adolf Hitler.

Lelang barang antik, Worldwide Auctioneers, di Arizona Amerika Serikat bakal melelang sebuah unit Mercedes-Benz 770K Grosser Offener Tourenwagen lansiran 1939. Bahkan pihak panitia lelang memastikan kalau mobil ini pernah dipakai oleh Adolf Hitler pada Oktober 1939 sampai Mei 1941.

Menurut Autoblog, mobil ini pernah di bawa ke Imperial Palace Casino di Las Vegas Amerika Serikat usai perang dunia kedua berlangsung. Mobil produksi Jerman ini menjadi barang koleksi dan pajangan tempat perjudian tersebut.

Selain itu, Mercedes-Benz diketahui hanya memproduksi delapan unit saja. Sayangnya saat ini diketahui hanya tersisa lima unit saja dan salah satunya akan di lelang pada Januari 2018. Sekarang diketahui mobil ini pernah dimiliki oleh Kaisar Hirohito dari Jepang, Raja Norwegia, tokoh dari Portugal António de Oliveira Salazar, tokoh dari Spanyol Jenderal Francisco Franco, dan Pope Pius XI.

Berhubung mobil ini di buat secara khusus, ada beberapa fitur yang memang diperuntukan khusus untuk Adolf Hitler di saat itu. Seperti windshield yang anti peluru, body yang juga anti peluru, hingga terdapat lempengan tameng untuk menghalau peluru.

Kalau urusan di penggerak, Super Mercedes ini dibekali dengan mesin 7.700 cc 8-silinder inline. Tenaga sebesar 230 daya kuda disalurkan ke roda melalui gearbox lima-percepatan otomatis.

Pihak panitia lelang enggan membeberkan mengenai harga mobil ini pasti karena sangat tinggi harganya. Selain pernah digunakan Adolf Hitler, saksi bisu perang dunia dua, dan statusnya yang sangat langka pasti akan menjadi incaran para konglomerat kolektor mobil.


(UDA)