Industri Otomotif

Penyegaran Model, Bukan Karena Permintaan Turun

Ahmad Garuda    •    Senin, 05 Jun 2017 08:09 WIB
industri otomotif
Penyegaran Model, Bukan Karena Permintaan Turun
Lakukan penyegaran, tak selamanya karena alasan permintaan turun. MTVN/Ahmad Garuda

Metrotvnews.com, Jakarta: Setiap tahun, hampir semua agen pemegang merek (APM) punya sesuatu yang baru untuk mereka kenalkan ke publik. Entah itu penyegaran produk, atau bahkan model baru sama sekali. Namun alasan penyegaran produk, justru bukan dilakukan karena permintaan pasar turun.

Hal ini diakui langsung Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate PT Toyota-Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto saat ditemui langsung Metrotvnews.com. Menurutnya, penyegaran produk pada dasarnya sudah melalui sebuah riset dan juga target tim untuk menggali penjualan yang lebih besar.

"Jadi bukan melulu masalah karena pasar sudah turun maka harus dilakukan penyegaran. Justru kalau anggapannya seperti itu, kami malah berpikiran sebaliknya. Karena pasar turun, kita lebih baik menunggu, lantaran dengan tiba-tiba melakukan perubahan, konsumen malah bisa beranggapan bahwa produk yang ada sekarang malah kurang bagus," klaim Soerjo.

Hal lain yang menjadi konsentrasi Soerjo adalah bagaimana mereka juga memikirkan pemasok komponen. Karena ada beberapa komponen dari produsen lokal, yang menjadi penguatan mereka. Paling tidak mereka harus memastikan bahwa semua komponen untuk mobil yang mengalami perubahan desain, sudah bisa didistribusikan.

Ini sekaligus menjaga agar jika ada keluhan yang masuk, bisa segera diselesaikan. "Oleh karena itu, kita juga tidak boleh sembarangan asal melakukan penyegaran produk. Kita tetap lihat market-nya. Kalau life time-nya masih bagus, ya kita akan pertahankan. Tapi ada saat-saat yang memang harus dilakukan penyegaran, meski life time produk tersebut masih sangat bagus."

Di kesempatan berbeda, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy, juga menganggap bahwa pihaknya bakal melakukan penyegaran jika memang dirasakan perlu. Pasar dalam negeri punya karakter sendiri dan mereka siap untuk memberikan perubahan jika memang sudah dibutuhkan.

"Banyak hal yang jadi pertimbangan. Urusan penyegaran produk, bukan masalah kecil. Kita juga harus melihat tipe produknya, jika memang worth untuk pasar nasional, ya rasanya kita bakal lakukan penyegaran, bahkan juga untuk meluncurkan varian baru."


(UDA)