Teknologi Otomotif

Visionary, Konsep Ban Masa Depan dari Michelin

Ainto Harry Budiawan    •    Senin, 03 Jul 2017 11:07 WIB
michelin
Visionary, Konsep Ban Masa Depan dari Michelin
Gambaran ban masa depan menjadi satu dengan pelek. Digital Trend

Metrotvnews.com: Mengikuti kemajuan teknologi otomotif, diikuti dengan sangat baik perusahaan ban yang menyesuaikan riset teknologi mereka. Di masa depan, ban tak hanya berwarna hitam dan terbuat dari karet berisi udara, namun ban masa depan justru tak lagi menggunakan udara dan bahannya bisa didaur ulang.

Seperti itulah pandangan masa depan Michelin lewat ban Visionary. Ban yang dipresentasikan dengan mobil abad 22 ini bisa terkoneksi dengan sistem navigasi mobil, dan mengingatkan untuk menggunakan ban yang sesuai medan jalan.

Dalam video khusus yang ditampilkan, destinasi akhir mobil adalah jalur pegunungan bersalju, maka sistem navigasi akan memberi peringatan untuk mengganti ban yang sesuai untuk permukaan jalan bersalju.

Mobil yang sudah berteknologi otonom itu berjalan menuju destinasi dan berhenti di sebuah stasiun khusus. Pada stasiun ini terdapat mesin 3D untuk mengganti permukaan ban dari ban regular menjadi ban khusus salju.

Ini menghemat ruang dan biaya untuk membawa ban khusus salju tersendiri, atau pun rantai untuk melibas medan bersalju. Ban juga bisa meningkatkan daya cengkram, menyesuaikan jalan berkelok dan dengan hambatan gulir rendah.

Yang menarik, ban dan pelek terintegrasi dalam satu unit yang saling terhubung. Michelin Visionary juga tak memerlukan udara, terbuat dari bahan daur ulang. Artinya bisa didaur ulang atau akan terurai dengan sendirinya.


(UDA)