Mobil Listrik

Tesla Terbakar, Arus Listrik Picu Api dari Baterai

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 23 Oct 2017 14:50 WIB
mobil listriktesla
Tesla Terbakar, Arus Listrik Picu Api dari Baterai
Petugas kesulitan memandamkan api di mobil listrik Tesla Model S. Carscoops

Metrotvnews.com: Sebagai mobil listrik yang pertama kali beredar di pasaran, kehadiran Tesla selalu mendapat sorotan, terlebih ketika mobil tersebut mengalami kecelakaan. Dilansir dari Carscoops, belum lama ini sebuah Tesla Model S mengalami kecelakaan dan terbakar.

Dalam tulisan tersebut, mobil listrik yang terbakar ini memiliki beberapa kekurangan, terutama bagi petugas pemadam kebakaran. Di antaranya adalah lebih sulit dipadamkan ketika terbakar, tidak seperti mobil yang menggunakan mesin bensin atau diesel. Ini berdasarkan pengalaman Tesla Model S yang terbakar di wilayah Tyrol Austria, pekan lalu. 

Dalam siaran persnya, The Volunteer Firefighting Organization mengatakan, kesulitan memadamkan api di mobil Tesla ang terbakar. Butuh usaha 35 orang dan 5 mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api tersebut,

"Pemadaman hanya bisa dilakukan setelah memotong catu daya dari baterai berkinerja tinggi itu mengakhiri perlawanan api. Karena pabrikan menganjurkan agar kendaraan yang menggunakan baterai lithium harus dikarantina selama 48 jam. Sehingga tak ada api baru yang bisa muncul," Volunteer Firefighting Organization.  

Salah satu bagian penting dalam mengatasi Tesla yang terbakar adalah dengan memotong Titik Pemutus Responder Api. Kabel ini bisa diakses baik melalui bagasi maupun di pilar belakang dan mematikan sistem tegangan tinggi dan kantung udara.


(UDA)