Industri Otomotif

Performa Anjlok di Pasar Saham, Bos Ford Dipecat

Ahmad Garuda    •    Senin, 22 May 2017 21:38 WIB
ford
Performa Anjlok di Pasar Saham, Bos Ford Dipecat
Mark Fields dipecat dari jabatan sebagai CEO Ford karena nilai investasi Ford di pasar saham dunia anjlok. AP

Metrotvnews.com: CEO Ford Motor Company, Mark Fields, dipecat. Menurut sejumlah sumber, alasan pemecatannya adalah karena strategi perusahaan yang dipimpinnya sejak 2014 itu cukup buruk. Malah cenderung dinilai tidak fokus dengan core business (bisnis utama) Ford, termasuk di pasar saham dunia dari tahun ke tahun.

Sedikit ironi dengan arah pengembangan yang ingin diraih Fields saat baru menempati posisi tersebut. Mengingat Ia menginginkan Ford mulai bergerak ke arah mobilitas perusahaan otomotif yang lebih maju. Bahkan Ia sudah merencanakan pembuatan mobil-mobil self driving atau yang dikenal dengan nama autonomous.

"Sebenarnya, apa yang dilakukan Fields, sudah mampu membawa FMC melangkah jauh dari perusahaan otomotif konvensional ke perusahaan otomotif yang lebih maju. Ia membuat Ford lebih high tech dan berbasis informasi dengan profit keuntungan yang juga cukup baik. Meski demikian, Ia tidak bisa membuat Ford bersahabat di pasar saham dunia," klaim Editorial Director Kelley Blue Book, Jack Nerad dilansir dari AP Auto Writer yang cukup dekat dengan aktifitas perusahaan tersebut.

Berdasarkan laporan yang disusun Forbes dan The Journal, bahwa harga saham Ford, turun sampai 40 persen di bawah kondisi ideal yang mereka inginkan. Kondisi ini membuat perusahaan yang berbasis di Amerika itu sulit meraih impresi besar di pasar saham dunia.

Pertemuan Presiden US, Donald Trump dengan Mark Fields

Gonjang-ganjing ini sontak membuat manajemen FMC juga mengalami ketidakpastian. Termasuk Executive Chairman FMC yaitu Bill Ford. Sebagian manajemen menegaskan bahwa mereka tak puas dengan strategi yang diterapkan Fields.

Salah satu contoh yang paling krusial adalah produk-produk mereka di segmen sedan seperti Ford Fusion yang sedang berkembang dan diminati masyarakat dunia. Tapi yang jadi fokus malah ke segmen truk pick up yang segmentasinya cukup kecil.

Jim Heckett yang diklaim bakal pengganti Fields

Hal lain yang jadi pertanyaan besar adalah Fields juga kurang berani mengambil persaingan untuk segmen mobil listrik. Padahal Tesla sudah memperlihatkan hasil yang cukup bagus di sana.

Sebagai penggantinya, Jim Hackett yang sebelumnya dipercaya memegang divisi mobilitas di FMC, diprediksi bakal memegang posisi Fields sebagai CEO. Tentunya ini cukup krusial, mengingat Ford juga harus tetap melihat pasar yang mereka tinggalkan beberapa waktu lalu, termasuk Indonesia, Australia dan Jepang.


(UDA)