Industri Otomotif

Semua Pelumas di Indonesia Bakal Wajib SNI

Ekawan Raharja    •    Kamis, 16 Aug 2018 08:35 WIB
industri otomotifshell
Semua Pelumas di Indonesia Bakal Wajib SNI
Pabrik pelumas Shell di Marunda Bekasi. Shell

Bekasi: Pemerintah berencana untuk menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk pelumas. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas dan melindungi konsumen.

Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil dan Aneka Kementrian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono, menjelaskan SNI akan diberlakukan untuk pelumas di Indonesia. Tujuannya agar konsumen bisa mendapatkan pelumas dengan kualitas yang sudah terjamin.

"Kami ingin melindungi masyarakat saat mendapatkan produk dan sesuai dengan standar. SNI kami akomodasi dari standar internasional, paramaternya dari American Petroleum Institute (API) dan Eropa," ujarnya di Rabu (15/8/2018) di Marunda Bekasi.

Dia pun memastikan untuk mendapatkan SNI ini tidaklah mudah. Sebagai contoh, Shell yang kini sudah mendapatkan sertifikat SNI bisa mendapatkan hanya dalam waktu beberapa bulan.

"Tujuan SNI itu meningkatkan kualitas produksi, industri di dalam negeri. Di samping itu agar masyarakat mendapat produk-produk sesuai kualitasnya," bebernya.

Saat ini baru Shell Lubricants yang memiliki sertifikat SNI untuk pelumas. Shell Indonesia mengakui bahwa SNI ini belum diwajibkan, namun ini adalah bentuk inovasi Shell untuk membuktikan dan menjamin kualitas produknya.

"Kalau untuk pelumas ini belum ada peraturan yang spesifik yang mengatur. Cuma kami inisiatif untuk mengikuti peraturan pemerintah," Director of Lubricants PT Shell Indonesia, Dian Andyasuri, di momen yang sama.


(UDA)