Modifikasi Motor

Lazareth LM847, Kalajengking Raksasa Bertenaga V8

Ekawan Raharja    •    Kamis, 15 Sep 2016 08:50 WIB
modifikasi motor
Lazareth LM847, Kalajengking Raksasa Bertenaga V8
Ludovic Lazart membuat sebuah sepeda motor bermesin Maserati. Immediate Media Company

Metrotvnews.com: Mayoritas motor custom dibangun dengan mengutamakan unsur seni dan kepuasan bathin sanga builder. Tidak jarang kenyamanan dan kepraktisan berkendara menjadi urusan belakangan, yang penting happy karena ide-ide liar tersalurkan.

Contoh ekstrim adalah Lazareth LM847. Hasil karya rumah modifikasi Ludovic Lazart berbasis di Milan ini mengusung mesin mobil berkonfigurasi V8 milik Maserati. Berhubung motor ini menggunakan mesin tidak lazim, bentuknya pun terbilang tidak lazim.

Desain bagian belakangnya tampaknya terinspirasi Ducati Panigale. Siluetnya membentuk seekor kalajengking raksasa mengangkat ekornya, siap menyengat.


Motor ini dibekali dengan empat roda, masing-masing dua di belakang dan di depan yang dipasang berdempetan. Uniknya setiap ban tersebut dibekali dengan swing-arm dan suspensi, sehingga ketika motor ini berjalan tampak empat ban tersebut bergerak secara terpisah.

Melihat kontruksi suspensi depan, kalajengking raksasa ini bukan hanya 'rakus' bahan bakar tapi juga radius putar. Di dalam video, pengendara Lazareth LM847 harus merebahkan badannya agar motor bisa berbelok. Entar bagaimana bila menghadapi tikungan patah.

Desain tuas kopling dan rem dipasang terbalik. Pengendaranya ini harus beradaptasi dengan model tuas tersebut agar bisa melajukannya dengan aman dan nyaman.

Jantung pacunya menggunakan mesin berlogo trisula berdaya 470 daya kuda dengan torsi 619 Nm. Tenaga tersebut kemudian disalurkan ke ban belakang dengan kopling fluida yang menghubungkan mesin ke final drive dengan percepatan tunggal.


Menilik dari bentuknya saja, motor ini sudah pasti bukan untuk harian. Bentuknya yang besar serta strukturnya kompleks membuat motor kurang lincah bermanuver di kepadatan lalu lintas. Untuk touring pun pasti amat melelahkan belum lagi siksaan hawa panas dari empat silider yang di kiri dan kanan paha.



 


(UDA)