Modifikasi Motor

Honda CB750 Sang Scrambler Perkotaan

Ainto Harry Budiawan    •    Selasa, 21 Nov 2017 11:53 WIB
modifikasi motor
Honda CB750 Sang Scrambler Perkotaan
Motor kustom ini didesain untuk bisa membawa dua orang. Pipeburn

Roosendaal: Motor kustom memang selalu menarik untuk dilihat karena banyak ide dan kreasi karya sang builder disitu. Namun disatu sisi, banyak motor kustom yang menonjolkan tampilan dan kreatifitas saja, tanpa memperhatikan kenyamanan.

Ya memang kebanyakan motor kustom tak selalu digunakan untuk berkendara, namun Wouter Buningh ingin motor kustom yang bisa digunakan sehari-hari, termasuk tak butuh usaha ekstra saat digunakan diperkotaan.

"Kebanyakan motor kustom tak nyaman digunakan lebih dari satu jam. Saya menginginkan motor yang memuaskan, enak dilihat tapi juga praktis dalam penggunaan, termasuk dalam kota dan hutan tanpa perlu banyak kesulitan," kata Buningh.

Bermodalkan Honda CB750 1992, Buningh membawa motornya menuju bengkel kustom Moto Adonis yang bermarkas di Roosendaal, Belanda. "Saya sudah kenal dengan pemiliknya, berkunjung dan mengamati, karya bengkel ini semakin bagus," jelasnya.

Dari tampilan, bagian mesin terlihat sangat menonjol. Motor ini semakin menarik saat dijejali suspensi depan upside down, tangki dari Triumph Bonneville, jok kustom panjang karena sang pemilik ingin bisa berkendara berdua, namun desainnya dibuat klasik dengan motif wajik.

Buningh mendesain motor ini tiga tahun yang lalu, dengan inspirasi dari berbagai motor kustom dan motor pabrikan lain. Selain tangki, ada pula spidometer yang mencomot milik Triumph Daytona.

"Saya puas dengan motor ini, builder banyak berdiskusi agar motor ini sesuai kemauan. Akhirnya motor kustom dengan fungsionalitas yang saya inginkan terwujud setelah lebih dari satu bulan pengerjaan," pungkas Buningh.


(UDA)