Modifikasi Motor

Royal Enfield Classic 500, Sang Trials Racer dari Prancis

Ainto Harry Budiawan    •    Sabtu, 16 Dec 2017 11:45 WIB
modifikasi motorroyal enfield
Royal Enfield Classic 500, Sang Trials Racer dari Prancis
Terkadang sang pemilik ingin menggunakan motor ini lewat jalan non aspal. Pipe Burn

Lyon: Saat ini hanya ada beberapa pabrikan motor yang mash memproduksi unit baru namun dengan model lawas, salah satunya adalah Royal Enfield. Merek Inggris yang kini diproduksi di India itu konsisten menghadirkan motor bergaya jadul.

Otomatis motor rakitan Royal Enfield lebih mudah diubah bergaya klasik seperti model Classic 500 ini. Motor karya bengkel kustom BAAK Motocyclette ini mudah saja bertransformasi jadi tracker, sang builder sendiri menyebutnya dengan Trials Racer.

"Kami memang spesialis membangun motor kustom, kami mendesain dan membuat beberapa komponen kecil. Motor yang sering kami kerjakan adalah Triumph, Royal Enfield dan Moto Guzzi, kami suka bekerja dengan motor modern dan memberi kesan vintage pada motor itu," kata Remi, sang pemilik bengkel.

Untuk model Classic 500 ini, Remi menyesuaikan keinginan sang pemilik yang terkadang menyuasai jalanan non aspal. Alhasil bisa dilihat sendiri pada penggunaan karet bundar dengan kembangan kasar.

Remi menyesuaikan sejumlah komponen, seperti setang yang dibuat lebih tinggi agar lebih nyaman. Kemudian lampu depan diganti dengan ukuran lebih kecil, lalu panel instrumen hanya spidometer bulat saja.

Kemudian jok model klasik dengan per tersendiri digunakan, berbalut kulit warna cokelat. Tangki model tear drop berlapis krom, serta penggunaan knalpot pendek yang posisinya dibuat lebih tinggi.

Sepakbor depan-belakang masih seperti model standar. Namun semua komponen tersebut mencomot dari motor klasik lainnya bermerek BSA, AJS dan lainnya. Padupadan yang pas membuat motor ini terlihat apik.


(UDA)