Suryanation Motorland

Traditional Chopper ini Gondol Titel 'Greatest Bike SM 2017'

Ahmad Garuda    •    Senin, 13 Nov 2017 12:37 WIB
modifikasi motorevent otomotif
Traditional Chopper ini Gondol Titel 'Greatest Bike SM 2017'
Dinilai dari berbagai perspektif, motor milik Lutfhi Ardhika memang memenuhi syarat sebagai THe Greatest Bike SM 2017. SM

Surabaya: Harley-Davidson garapan Queen Lekha Chopper Jogja, sepertinya punya insting lebih kuat dalam hal motor kompetisi. Seperti yang mereka tunjukkan di H-D Shovelhead yang diubah menjadi sebuah traditional chopper. Dengan detail yang lengkap dan konsep yang terbilang mendekati sempurna, diganjar sebagai The Greatest Bike Suryanation Motorland (SM) putaran terakhir di Surabaya.

Event kontes motor kustom itu memang sudah menjadi target sang empunya (Lutfhi Ardhika) untuk menampilkan yang terbaik. Melalui tangan dingin Yayack menciptakan sebuah motor beraliran traditional chopper, mereka mampu membangun motor dengan hasil terbaik.

Tim juri yang diwakili oleh Lulut Wahyudi mengungkapkan bahwa 8 peserta yang diadu untuk terpilih sebagai The Greatest Bike SM, punya keunggulan masing-masing. Namun pengecekan demi pengecekan dilakukan agar bisa mewakili pemenang yang sebenarnya mereka cari.

"Kami sangat senang akhirnya bisa memilih motor terbaik dari yang terbaik saat ini. Selama 8 jam kami melakukan diskusi memilih yang terbaik, memang cukup alot. Mengingat kami harus memeriksa lagi lebih detail dan dari ragam perspektif. Namun chopper dari Surabaya inilah yang mendekati apa yang diinginkan tim juri," beber Lulut melalui keterangan persnya.

Pernyataan Lulut diakui oleh Indra 'Bluesman' Pranajaya dari Razzle Dazzle Chopper Works Bandung sebagai juri tambahan di sesi final. Mereka harus melakukan proses pemilihan yang ketat sebelum menentukan siapa yang berhasil memenangi kontes motor kustom di SM Surabaya ini.

"Jadi prosesnya itu, elapan motor yang terpilih dari 7 kota penyelenggaraan event sebelumnya, kami kerucutkan lagi jadi 5 motor terbaik. Setelah itu dipertajam lagi jadi 2 motor terbaik melalui pemberian poin dari tim juri. Setelah itu, kami tentukan motor yang terbaik setelah mempertimbangkan sisi publikasi di mata dunia, wajah kustom Indonesia dan juga nilai berita yang bisa diangkat," kata Indra.

Kesuksesan penyelenggaraan SM 2017 tidak terlepas dari komitmen penyelenggaraan yang ingin mencapai target untuk menginspirasi semua pecinta custom bike di seluruh Indonesia.

"Kami sangat senang karena dunia custom nasional bisa semakin meluas di Indonesia. Nantinya pemenang ini akan kami berangkatkan ke Verona, Italia untuk mengikutkan karyanya di sana. Tapi tentu akan ada sedikit touch up lagi agar lebih baik. Kami berharap, sepulangnya mereka dari sana, ada ilmu positif tentang custom bike yang bisa mereka sebarkan di Indonesia."



(UDA)