Test Ride

Piaggio MP3 Yourban 300ie, Kesenangan Berkendara dengan Skuter Roda Tiga

Ainto Harry Budiawan    •    Senin, 28 Nov 2016 15:15 WIB
piaggio
Piaggio MP3 Yourban 300ie, Kesenangan Berkendara dengan Skuter Roda Tiga
Meski gunakan tiga roda, feeling berkendara seperti menggunakan skuter dua roda. MTVN/ A. Harry Budiawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Piaggio MP3 yang merupakan singkatan dari Moto Piaggio a 3 ruote atau sepeda motor Piaggio dengan tiga roda, hadir dengan versi terbaru dengan embel-embel nama Yourban. Kini, desainnya lebih kompak dan modern. (Simak impresi awal kami di sini). 

Metrotvnews.com mendapat kesempatan menjajal skuter ini. Secara tampilan, skuter yang usung konsep smart urban mobility solution ini beda dengan pendahulunya. Kini, Piaggio MP3 lebih modern dan cocok untuk gaya hidup perkotaan.

Lampu utama Piaggio MP3 terbilang besar dan dengan penerangan yang baik. Terdapat panel indikator paduan digital dan analog. Namun, sangat disayangkan tak ada penunjuk putaran mesin. Justru suhu mesin ditampilkan. Seharusnya hal itu bisa ditampilkan lewat layar MID di bawah spidometer.

Sementara itu, tangki bahan bakar terletak didek dengan kapasitas 11 liter. Bagasi di balik jok mampu menampung sepasang helm half face. Lalu, terdapat lampu belakang paduan LED dengan mika bening. Hal itu membuat Piaggio MP3 tampil modern dan stylish.

Motor ini termasuk bongsor. Maklum, Piaggio MP3 memiliki panjang 2.040mm dan lebar 760mm, dan tinggi jok 780mm. Namun, kaki rider yang berpostur 170cm dengan bobot 65 kilogram masih bisa menapak aspal, Meski harus sedikit jinjit.

Posisi duduk terbilang tinggi seperti halnya naik skuter Piaggio atau Vespa lainnya. Posisi kaki menekuk sempurna. Tetapi, tidak ada area untuk selonjor. Untungnya, jok sudah dilengkapi penopang punggung. Jadi tidak cepat pegal saat berkendara dalam waktu yang lama.

Skuter ini sudah dibekali teknologi hold assist system (HAS) yang berfungsi membuat motor tetap tegak kala berhenti di lampu lalu lintas. Selain itu, Piaggio MP3 juga sudah dilengkapi dengan rem parkir. Penggunaan rem itu dengan cara menarik ke atas tuas di dek.

Dari pengalaman kru Metrotvnews.com, berkendara dengan skuter ini sangat menyenangkan. Memang perlu adaptasi terlebih dulu. Tapi jika sudah menemukan sentuhannya, Anda akan makin percaya diri melibas tikungan atau bermanuver di kemacetan. 

Sebaiknya anggap saja Piaggio MP3 skuter dengan dua roda dan nikmati gerak roda depan yang mengikuti kemauan pengendara. Ayunan suspensinya pun empuk. Untuk suspensi belakang dilengkapi pengaturan preload.

Mesin Quasar 4-valve satu silinder Piaggio MP3 terbilang responsif. Tenaga sebesar 22,2 daya kuda @7.500 rpm dengan torsi mencapai 24 Nm @6.000 rpm, cukup kuat menggerakkan skuter ini.

Metrotvnews.com sempat menguji konsumsi bahan bakar dengan menempuh jarak total 206,6 kilometer. Hasilnya, skuter ini menghabiskan 9,02 liter Pertamax. Dengan metode full to full, maka konsumsi bahan bakar mencapai 22,9 kilometer per liter.

Angka ini dicapai dengan gaya berkendara paduan agresif dan santai. Pengujian dilakukan di jalanan perkotaan Jakarta. Cukup irit mengingat gaya berkendara dan kapasitas mesinnya mencapai 278cc.

Metrotvnews.com tak lupa mencatat beberapa kekurangan di skuter ini. Pertama, getaran mesin (gredeg) dari area CVT terasa saat kecepatan rendah ketika merayap di kemacetan. Kedua, dengan harga yang cukup tinggi dan teknologi yang diusung, skuter ini belum dilengkapi rem ABS (Anti-lock Braking System).

Soal harga, PT Piaggio Indonesia melabeli Piaggio MP3 dengan banderol Rp209 juta (on the road Jakarta). 


 


(HIL)