Pameran Otomotif

Suzuki A100 1974 Yok Koeswoyo jadi Bintang

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 04 Aug 2017 11:09 WIB
pameran otomotif
Suzuki A100 1974 Yok Koeswoyo jadi Bintang
Suzuki A100 1974 tangan pertama milik Yok Koeswoyo yang telah direstorasi. SIS

Metrotvnews.com, Jakarta: Gelaran Indonesia Motorcycle History (IMH) 2017 yang digagas Mastomcustom, di Synthesis Residence Kemang, Jakarta Selatan, pekan lalu, berlangsung meriah. Ajang eksibisi karya seni sepeda motor Suzuki dari model produksi massal perdana hingga model terkini, mampu menyedot ratusan pengunjung, khususnya para bikers Suzuki.

“Kami ucapkan selamat atas kesuksesan penyelenggaraan acara Indonesia Motorcycle History. Semoga acara ini bisa konsisten ada pada tahun–tahun kedepan," 2W Managing Director PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS), Seiji Itayama, dalam keterangan tertulisnya.

Di sini, deretan sepeda motor klasik Suzuki dipamerkan layaknya sebuah instalasi karya seni yang bernilai tinggi, tujuannya agar pengunjung bisa menikmati setiap detail bagian motor yang ditampilkan.

Sebagai pertunjukan utama dan menjadi bintang di IMH 2017, Mastomcustom mempersembahkan Suzuki A100 1974 yang telah direstorasi kepada pemilik pertamanya, yang merupakan sosok legendaris di dunia seni musik Indonesia, yaitu Yok Koeswoyo dari grup band Koes Plus.

Motor yang telah berpisah lama dari Yok Koeswoyo tersebut berhasil ditemukan kembali dan disambut bahagia oleh sang pemilik pertama. Rencananya Suzuki A100  tersebut akan diserahkan kepada Museum Koes Plus.

Tercatat sebanyak 12 klub atau komunitas bikers Suzuki dari berbagai model hadir dan meramaikan IMH2017., diantaranya Big Bike Suzuki Inc (BIGS Inc), Inazuma Owner Network (ION), Burgmanian Indonesia, GSX Club Indonesia (GCI), GSX Community, Suzuki Satria F150 Club (SSFC), Satria Club Indonesia (SCI).

Selaint itu ada juga FU150 Injeksi Club Indonesia(FICI), Satria F150 Independen (SFI), Suzuki Riders F150 Club (SRFC), Thunder Club Indonesia (TCI) dan KOSTER Indonesia.

Bagi para biker, ajang IMH 2017 digunakan sebagai ajang berkumpulnya berbagai komunitas dan klub motor untuk saling memamerkan tunggangan andalannya. Kekompakan dan keakraban antar bikers Suzuki terasa cair dan menggembirakan di hari yang spesial bagi perayaan sejarah sepeda motor Suzuki di Indonesia.


(UDA)