Master Camp 2

Adik Rossi Mentori Pembalap Indonesia di Master Camp 2

Ainto Harry Budiawan    •    Jumat, 16 Sep 2016 09:21 WIB
balap motor
Adik Rossi Mentori Pembalap Indonesia di Master Camp 2
Jajal trek Misano dengan motor yang sudah di-upgrade. Yamaha

Metrotvnews.com, Jakarta: Enam pembalap muda Asia kembali mengikuti VR46 Master Camp 2. Galang Hendra Pratama dan Imanuel Pratna jadi dua perwakilan Indonesia pada kegiatan mendidik talenta muda Asia tersebut.

Usai melakukan persiapan singkat di hari pertama, pada hari kedua mereka dipersilahkan menjajal sirkuit Misano dengan adik Valentino Rossi, Luca Marini sebagai mentornya. Marini merupakan rider Moto2, yang juga jebolan VR46 Academy serta didikan Valentino Rossi sendiri, seperti dituliskan dalam keterangan resminya.

Mereka melakukan 4 sesi latihan yang terdiri dari sesi pertama dan kedua yang disebut latihan bebas selama masing-masing 15 dan 30 menit. Sebelumnya dilakukan berbagai pengarahan oleh Marini. Mulai racing line, titik pengereman dan lain-lain. Untuk sesi 3 dan 4 adalah kualifikasi selama 30 menit dan race sebanyak 10 lap. 

Jika pada Master Camp pertama menggunakan motor YZF-R3 standar, kali ini sudah dimodifikasi. Perubahan itu di footstep, handle bar, knalpot Akrapovic, ban Pirelli Supercorsa SC2, ECU dan Quick-Shifter by Rapid-Bike. Alhasil, catatan waktu mereka lebih cepat sekitar 5 detik dibanding saat Master Camp pertama.

Secara logika, penambahan tenaga (horse power) membutuhkan kemampuan balap yang berbeda. Patut dipahami, latihan di Misano berlangsung relatif lama dalam kisaran waktu 5 jam. Hal ini akan berguna mengingat seluruh peserta adalah rider ARRC di kelas Asia Production 250.

Sesi latihan ini membuat kedua pembalap Indonesia yang ikut di sana, merasa sangat antusias. Mengingat di dari sesi ke sesi, ada ilmu baru yang mereka dapat. "Dengan latihan lagi di Misano, saya dapat memperkuat mental dan memperdalam riding-skill,“ tutur Galang Hendra.

“Saya lebih banyak belajar racing-line dengan kondisi motor yang lebih baik dari sebelumnya. Saya bisa melakukan cornering lebih dalam lagi," sambung Imanuel Pratna.


(UDA)