Safety Riding

Mudik Naik Motor VS Turing Antar Kota, Apa Bedanya?

Ainto Harry Budiawan    •    Kamis, 22 Jun 2017 11:10 WIB
lalu lintas
Mudik Naik Motor VS Turing Antar Kota, Apa Bedanya?
Motor dipenuhi barang dan penumpang lebih dari dua orang akan sangat berbahaya. Dok. MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Mudik sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia setiap mendekati hari raya Idul Fitri. Masyarakat kota-kota besar akan pulang menuju kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.

Tak hanya pemudik roda empat, pemudik roda dua juga terus meningkat. Padahal pemerintah selalu mengimbau untuk tidak mudik menggunakan sepeda motor. Tapi di satu sisi, banyak komunitas yang melakukan perjalanan luar kota atau turing.

Lantas apa bedanya mudik naik motor dengan turing? Tujuannya pun sama-sama jarak jauh, dan moda transportasi yang digunakan sama. Agus Sani, Instruktur Safety Riding PT Wahana Motor Sejati angkat bicara dalam hal ini.

"Ada beberapa sebab himbauan untuk tidak mudik naik motor, pertama untuk menekan angka kecelakaan karena padatnya jalur yang dilalui saat mudik. Kemudian membawa barang bawaan yang banyak. Belum lagi berkendara jauh tanpa persiapan dan pengalaman akan berbahaya," katanya.

Agus menambahkan tantangan lain pemudik bermotor adalah lebih cepat lelah karena padatnya jalanan, kecepatan tidak maksimal karena padat, lelah,macet dan panas juga bisa memancing emosi.

Sedangkan mereka yang turing luar kota lebih bisa dikatakan lebih aman. "Umumnya jalur yang dilalui tak sepadat saat mudik, barang bawaan tak terlalu banyak, mereka biasanya lebih siap dan bergerak secara berkelompok jadi lebih aman," tutupnya.


(UDA)