Balap Motor

Dyan Dilato Ingin APM Bantu Akselerasi Pembalap Berbakat

Ahmad Garuda    •    Minggu, 29 Oct 2017 20:54 WIB
pembalap nasionalgalang hendra
Dyan Dilato Ingin APM Bantu Akselerasi Pembalap Berbakat
Dyan Dilato harap pabrikan tak sia-siakan pembalap berprestasi. Yamaha

Metrotvnews.com, Jakarta: Prestasi pembalap motor asal Indonesia di ajang balap dunia, sudah mulai kelihatan. Akhir pekan lalu Galang Hendra Pratama sukses mengantarkan Indonesia ke podium puncak. Hal ini menggugah pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI), Dyan Dilato, untuk angkat bicara.

Mantan pembalap motor Indonesa itu menegaskan harapannya bahwa sebenarnya Indonesia ini punya potensi besar untuk memiliki banyak pembalap berprestasi. Hanya saja memang pra sarana yang kurang. Meski demikian, beberapa di antaranya justru mampu tampil apik di kejuaraan dunia. Salah satunya Galang Hendra Pratama ini.

"Sebenarnya kita tidak kalah jago dari pembalap dunia lainnya. Hanya saja kesempatan dan terkadang pola hidup pembalap muda kita yang kurang sesuai dengan perilaku pembalap pada umumnya. Kalau kesempatan sudah ada, lalu sekarang ini buktinya juga sudah ada, sangat disayangkan kalau pembalap kita ini terlalu lama dibiarkan di ajang balap Asia saja," harap Dyan saat menghadiri seremoni kedatangan Galang Hendra Pratama di markas besar Yamaha pekan lalu.

Lalu apa yang dibutuhkan pembalap kita kalau Ia sudah mampu membuktikannya seperti ini? lanjut Dyan, tak lain adalah respon cepat untuk segera membawa mereka untuk menjajaki karir di ajang balap dunia.

"Saya berharap, pabrikan yang sudah terlanjur membawa pembalap ke ajang balap dunia, harus melakukan akselerasi jika pembalap bersangkutan sudah membuktikan prestasinya. Usia mereka terus berjalan, jika tidak disegerakan untuk bertarung meniti karirnya di balap dunia, ini akan sangat disayangkan."

Ia menambahkan bahwa sudah sepantasnya brand-brand otomotif ini lebih peduli terhadap potensi pembalap nasional yang sudah punya bukti di ajang balap dunia. Dari pada memasang logo atau slogan di tim balap top, lebih baik dukungan dana dilarikan ke pembalap sendiri yang sudah berprestasi.

"Tentang dimana Ia bisa berprestasi, misalnya Galang menang di World Supersport 300 dan dikatakan belum sampai ke level balap prototipe, ya itu wajar. Toh untuk kategori superbike, ini sudah sama dengan Moto3. Ketimbang berlaga di Moto3 hanya pelengkap saja? masih mending di kategori balap lain yang bisa Ia menangi namun punya tingkat persaingan yang tak kalah ketatnya."

Ia juga menggaris bawahi bahwa durabilitas seorang pembalap, adalah utama untuk membuatnya mampu berpikir strategi dan taktis saat balapan berlangsung. Sehingga bukan cuma asupan makanan yang harus dijaga, namun juga vitalitasnya.


(UDA)