Indospeed Race Series

Yamaha Dominan dan Pecahkan Rekor Sentul di IRS Seri 4

Ainto Harry Budiawan    •    Senin, 10 Oct 2016 09:24 WIB
balap motor
Yamaha Dominan dan Pecahkan Rekor Sentul di IRS Seri 4
Petarung kelas Sport 150 didominasi pengguna Yamaha YZF-R15. YIMM

Metrotvnews.com, Bogor: Kejuaraan Nasional Indospeed Race Series (IRS) seri 4 menjadi bukti dominannya pabrikan garputala, khususnya untuk kelas Sport 150 cc dan Sport 250 cc. Seluruh podium kelas ini didominasi oleh Yamaha, dan tak menyisakan nama pabrikan lain.

Balapan yang berlangsung di sirkuit Sentul, Bogor (8-9/10/2016), berlangsung sangat menarik. Di kelas Sport 150 cc, podium jawara diraih Bangun Septyana asal DKI Jakarta yang mengusung tim Yamalube Mandiri Bien Racing WHK35 Gandasari. Posisi kedua dan ketiga direnggut Syahrul Amin (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing Team) dan M Ilham Buldog (549 Kaboci Racing Team). 

“Ini podium pertama saya selama balap IRS. Perfoma mesin sangat mendukung terutama di trek lurus utama. Kita juga mengganti link suspensi belakang yang lebih tinggi dari sebelumnya. Efeknya sangat baik saat masuk dan keluar tikungan menjadi lebih cepat," papar Bangun.

Sedangkan di Sport 250 cc, Syahrul Amin merebut podium juara setelah sebelumnya sukses meraih grid terdepan. Disusul M Dwi Satria (AR-1 Abirawa NHK RBRT) di posisi kedua dan ketiganya diraih M Zaki Adil (Yamaha Yamalube Nissin Tunggal Jaya).

Rekor Pecah
Menariknya catatan waktu kelas Sport 150 cc pun pecah di seri ini. Ilham Buldog (549 Kaboci Racing Team) melewati rekor sebelumnya dengan waktu 1 menit 50.905 detik pada sesi kualifikasi. Hasil ini melewati waktu Wahyu Aji yang di seri 3 ada di angka 1 menit 50.955 detik.

“Saya justru memilih bermain aman dan tidak ngotot. Yang pasti, motor lebih baik dari putaran sebelumnya,“ terang Ilham yang mengaku baru lima kali bermain Sport 150 cc di Sentul. Catatan waktu ini juga terjadi karena penggunaan bahan bakar.

“Jadi efek penggantian bahan bakar pertamax-turbo, kompresi dinaikkan menjadi 13,4:1, sebelumnya pakai Pertamax Plus," tukas sang tuner Syifarudin yang akrab disapa Acos.


(UDA)