Industri Otomotif

Wahana Honda Kuasai 72 Persen Pasar Motor Baru di Jakarta

Ekawan Raharja    •    Jumat, 16 Jun 2017 11:54 WIB
honda motor
Wahana Honda Kuasai 72 Persen Pasar Motor Baru di Jakarta
WMS sudah menjual hampir 160 ribu unit motor di Jakarta pada Periode Januari-Mei 2017.

Metrotvnews.com, Jakarta: Baru-baru ini main dealer Honda untuk area DKI Jakarta dan Tangerang, Wahana Makmur Sejati (WMS), mengumumkan performa penjualan mereka Januari-Mei 2017. Mereka mengklaim merek satu sayap berhasil menguasai penjualan sepeda motor baru di Jakarta mencapai 72 persen.

Secara keseluruhan, WMS berhasil menjual 155,004 unit di periode Januari-Mei 2017. Angka ini diklaim meningkat 2 persen jika dibandingkan periode yang sama di 2016. Jika dirinci, jenis skuter matik menjadi primadona dengan terjual 136,681 unit, dan disusul model sport sebanyak 9.947 unit.

"Secara keseluruhan, pasar sepeda motor turun sejak yahun 2014, hingga sekarang. Tahun ini di prediksi turun 7-9 persen total pasar. Namun penurunan Honda tidak sebesar penurunan total pasar, hanya 3-4 persen," ujar CEO Wahana Artha Group, Robbyanto Budiman, Kamis (15/6/2017) di Yellow Hotel Jakarta.

Robbyanto menekankan pula bahwa total pasar tetap mengalami penurunan, dan merek-mereka sepeda motor lainnya mengalami penurunan yang lebih besar dari pada Honda. Sehingga pangsa pasar Honda bisa meningkat meski total pasar sedang lesu.

"Kami memprediksi awalnya pasar naik 5 persen namun pasar malah turun. Salah satunya disebabkan perubahan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)."

Tentu serangkaian strategi sudah dipersiapkan oleh WMS untuk menggenjot penjualan agar penurunan tidak signifikan. Mereka sudah bersiap dengan berbagai aktivitas marketing seperti pameran dan road show, memperluas jangkauan ke daerah-daerah baru, hingga menambah kerja sama dengan perusahaan-perusahaan pembiayaan.

Bahkan saat ini main dealer Jakarta dan Tangerang ini sedang membangun dealer-dealer baru di daerah-daerah yang potensial. Terakhir mereka membangun dealer baru di Kotamabagu Sulawesi Selatan.

"Banyak daerah-daerah baru yang sedang berkembang dan ini potensinya masih besar. Seperti Kotamabagu yang akan menjadi daerah sendiri, ekonomi akan bagus dan peluang pasar pun akan bagus juga," ujar Robby.


(UDA)