Penjualan Motor

Garap Komunitas, Trik Ampuh Jualan Moge

Ekawan Raharja    •    Kamis, 29 Sep 2016 10:13 WIB
industri otomotif
Garap Komunitas, Trik Ampuh Jualan Moge
Komunitas kini menjadi bagian dari strategi marketing dan sales APM, khususnya komunitas motor gede. MTVN/Ekawan Raharja

Metrotvnews.com, Jakarta: Kondisi ekonomi di Indonesia yang masih dirasakan stagnan oleh beberapa pihak mempengaruhi daya beli masyarakat. Berbagai cara dilakukan agen pemegang merek (APM) motor gede (moge) untuk tetap bisa bertahan hidup di Indonesia.

Salah satu strategi yang kini gencar mereka lakukan, baik sepeda motor biasa ataupun moge, adalah mengandalkan komunitas. Bisa dibilang komunitas merupakan konsumen loyal mereka dan sangat berpotensi untuk mendongkrak penjualan.

"Moge ini kan hidup dari komunitas, jadi untuk Moto Guzzi dan Aprilia akan kami garap komunitasnya. Dulu Harley-Davidson masuk ke Indonesia, mereka melakukan cara ini," ujar Director Sales & Dealer Development PT Piaggio Indonesia, Igor Panjaitan, di Pondok Indah Mall.

Berbagai kegiatan dilakukan untuk tetap menyenangkan hati para konsumen mereka di komunitas. Seperti Yamaha yang membuat acara jambore, Honda membuat acara touring, atau beberapa APM yang mengadakan kegiatan kumpul bersama. "Jadi akan ada beberapa kegiatan riding. Kami akan banyak lakukan di tahun ini," lanjutnya.

Di sisi lain, Igor mengakui bahwa berjualan moge di Indonesia masih sulit. Kondisi ekonomi yang belum pulih, membuat penjualan sepeda motor di Indonesia menurun.

Tapi APM moge asal Italia ini masih menaruh optimisme di pasar Indonesia. Terlebih program tax amnesty yang digulirkan pemerintah, membuat orang lebih terbuka terhadap aset yang dimilikinya.

"Saya berharap dengan adanya tax amnesty penjualan motor gede (moge) naik. Karena sekarang semuanya terbuka, aset orang-orang sudah terbuka."


(UDA)