Strategi Penjualan Motor

Beli Motor di Mini Market, Hanya Ada di Indonesia

   •    Jumat, 30 Sep 2016 19:10 WIB
penjualan motor
Beli Motor di Mini Market, Hanya Ada di Indonesia
Beli motor sekarang sudah bisa dilakukan di mini market. MTVN/Ahmad Garuda

Metrotvnews.com, Jakarta: Strategi penjualan motor di Indonesia kini masuk ke tahap yang cukup unik. Mulai dari penjualan di berbagai ajang yang tak ada hubungannya dengan dunia otomotif, hingga lokasi penjualan yang mulai merambah ke mini market.

Tentunya ini model bisnis penjualan motor yang paling baru. Tentang efeknya seperti apa, belum terlihat secara pasti. Namun jika diasumsikan dengan hidupnya bisnis mini market di Indonesia, bisa jadi trik yang masuk ke dalam kategori trik bisnis door to door ini, cukup ampuh.

"Kami bekerja sama dengan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Alfamart sebagai 'tameng' untuk penjualan motor lebih dekat ke masyarakat. Ini adalah model bisnis baru yang kami jajaki dan punya potensi yang cukup besar," ujar Direktur PT Bussan Auto Finance (BAF), Armando Lung di Yamaha DDS Cempaka Putih, Jakarta Utara pada Jumat (30/9/2016).

Lung menambahkan bahwa prosesnya juga cukup mudah dan cenderung lebih cepat ketimbang beli di showroom secara langsung. "Melalui sistem yang sudah kami koneksikan langsung ke sistem Alfamart, proses registrasi akan berlangsung cepat. Sehingga kalau data pemohon lengkap, prosesnya bisa hanya 1 hari. Kalau di showroom langsung, kan harus isi formulir dulu."

Ketertarikan Yamaha untuk melakukan penjualan motor melalui mini market tersebut, lantaran jaringannya cukup luas, dan menyentuh hingga ke perkampungan penduduk. Jadi ini bisa jadi solusi terbaik bagi mereka yang ingin beli motor dengan proses anti repot.

"Sekarang Alfamart punya 3.500 unit di Jabodetabek, tentunya ini cukup menarik. Coba 1 cabang jual 5 unit saja, ini sudah berapa unit yang laris. Targetnya sih tidak banyak-banyak, karena kita ingin melihat dulu sampai dimana responnya. Tapi kami berharap ini bakal solusi yang memudahkan kepemilikan sepeda motor," Direktur Pemasaran PT YIMM, Sutarya.

Untuk program awal ini, baru akan diberlakukan di wilayah Jabodetabek. Tapi Yamaha, BAF dan Alfamart tak menutup kemungkinan pengembangannya hingga ke seluruh Indonesia.


(UDA)