Tips Knowledge

Posisi Duduk Tentukan Tingkat Keletihan Berkendara

M. Bagus Rachmanto    •    Kamis, 26 Jul 2018 11:46 WIB
tips knowledge
Posisi Duduk Tentukan Tingkat Keletihan Berkendara
Sesuaikan posisi postur tubuh dan kenyamanan ketika berada di atas jok motor. Medcom.id/A. Harry Budiawan

Jakarta: Banyak orang yang menganggap bahwa berkendara motor sport dengan gaya menunduk ala pembalap adalah cara terbaik, agar bisa memacu motor dengan cara yang cepat. Tapi kenyataannya, posisi ini bukanlah posisi yang nyaman untuk berkendara dengan jarak jauh. Apalagi jika menggunakan motor bebek. Malah akan membuat badan cepat letih.

Perlu dipahami, cara berkendara yang ideal agar tak cepat letih. Tentunya dengan menyesuaikan postur tubuh dan kenyamanan ketika berada di atas jok motor.

Ada beberapa poin yang harus diperhatikan ketika berkendara dengan motor. Diantaranya adalah pandangan mata, pundak, siku, tangan, pinggul lutut dan kaki. Jika semua diawali dengan rasa nyaman dan rileks, rasanya berkendara juga jadi lebih tahan.

Untuk pandangan mata, cara terbaik adalah dengan posisi tegak. Di mana sang pengendara akan bisa mengontrol sepenuhnya bagian depan motor. Termasuk memprediksi jarak dengan motor di depan. Penting untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya, agar tepat mengambil keputusan ketika berkendara.

Kemudian bagian pundak, harus lebih rileks. Jika kondisinya dalam keadaan tegang, bisa dipastikan sang pengendara bakal cepat letih. Kuncinya adalah di siku, yang sedikit menekuk. Jadi ada ruang gerak ke depan dan ke belakang yang bisa dimainkan oleh tubuh.

Lalu genggaman tangan di grip setang motor, juga harus pas. Agar bisa mengoperasikan tuas gas, rem, kopling serta instrumen kelistrikan dengan baik. Posisi pinggul juga berperan besar dalam hal ini. Jika pinggul posisi duduknya terlalu ke belakang, maka pundak akan terasa tegang. Begitu juga jika terlalu berada di depan jok motor.

"Jangan hanya terfokus menatap depan. Pastikan Anda melihat ke kanan dan kiri serta sekeliling untuk mengetahui lingkungan dan kondisi jalan. Hal ini untuk menghindari kejadian yang disebabkan oleh pengendara lain atau pejalan kaki," kata Chief of Trainer Rifat Drive Labs, Herry Wahyudi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Jadi ada baiknya mengatur posisi duduk senyaman mungkin, tentu berdasarkan beberapa posisi anggota tubuh di atas. Tujuannya berkendara bisa lebih aman, nyaman dan tubuh tetap fit. Jangan lupa kenakan selalu perlengkapan berkendara. 


(UDA)