Komponen Aftermarket

Busi Racing Tak Cocok untuk Pemakaian Harian

Ahmad Garuda    •    Jumat, 25 Aug 2017 12:39 WIB
komponen aftermarket
Busi Racing Tak Cocok untuk Pemakaian Harian
NGK Racing, busi khusus untuk motor-motor balap. MTVN/Ahmad Garuda

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyak yang beranggapan bahwa menggunakan busi high performance dan busi khusus untuk racing itu cocok juga untuk motor atau mobil yang dipakai harian. Mengingat pengapian yang lebih baik karena bunga pemantik apinya lebih besar.

Tapi ternyata ini adalah salah kaprah yang sudah banyak dilakukan para pemilik kendaraan. Mereka membeli busi dengan spesifikasi khusus untuk balapan dan mengabaikan banyak faktor di ruang bakar mesin. Rata-rata menganggap bahwa busi racing memiliki ketahanan yang jauh lebih baik ketimbang busi high class sekali pun.

"Fakta itu memang tidak salah, tapi yang paling penting adalah busi tipe racing punya spesifikasi khusus untuk digunakan dalam mesin yang memiliki kompresi mesin tinggi. Artinya busi jenis ini punya daya tahan tinggi, cepat melepas panas sehingga durabilitas terjaga, pemantik apinya juga cukup besar dan sangat konstan," ujar OEM Sales Manager PT NGK Busi Indonesia, Eko Handoko beberapa waktu lalu.

Sebaliknya, Ia memberikan penjelasan untuk tipe busi high performance, itu juga beda dengan busi racing. Bahkan busi irridium yang mereka produksi pun mereka klaim masih bisa digunakan untuk mesin performa tinggi.

"Busi balap itu jelas penggunaannya untuk dunia balap tak bisa buat harian. Kalau busi high performance masih bisa buat harian, karena jenis mesinnya saja yang performa tinggi. Paling gampang bicara tentang kompresi mesin yang sangat tinggi. Kendati high performance, spesifikasi kompresinya tidak akan pernah dibuat sangat tinggi. Karena ini akan berkaitan dengan durabilitas mesin itu sendiri. Makanya saya katakan busi racing itu takkan cocok untuk digunakan di mesin kendaraan yang dipakai harian."

Selain itu, penggunaan busi tipe racing di mesin motor atau mobil harian, bisa berakibat buruk dari sisi kinerja mesin. Misalnya mesin bisa ngelitik karena pengapiannya terlalu agresif ketimbang kebutuhan mesin itu sendiri.

Jadi, bukan berarti semua komponen motor atau mobil balap bisa digunakan begitu saja untuk penggunaan motor atau mobil harian.


(UDA)