Industri Otomotif

Motor Model Baru Honda Banyak Masalah, Murni Riset Jepang

Ahmad Garuda    •    Minggu, 07 Jan 2018 18:23 WIB
motor baruhonda motor
Motor Model Baru Honda Banyak Masalah, Murni Riset Jepang
Motor model baru Honda banyak masalah? murni desain dari Jepang. Honda

Medcom.id, Jakarta: Beberapa masalah yang menimpa jagoan baru Honda yaitu CRF150L dan sempat viral di media sosial, patut diwaspadai konsumen. Lantaran produk tersebut lahir dari nama besar pabrikan yang mendominasi penjualan motor di pasar nasional sebesar lebih dari 70 persen.

Ragam masalah tersebut di antaranya adalah spidometer mati setelah motor bermain air, kemudian kopling gosong setelah diajak bermain ekstrim. Lalu ada juga selongsong tuas gas patah dan terakhir piston motor oblak dan penanganan dari bengkel resmi Honda yang dinilai lambat mencapai 2 pekan.

Setelah mengulik informasi dari salah seorang yang namanya tak bisa kami publikasikan dari Honda motor, ternyata banyak hal yang menurutnya agak disayangkan. Di antaranya karena riset yang dilakukan terkesan terburu-buru. Apalagi kalau bukan untuk mengejar penjuialan dari kompetitor di segmen tertentu.

"Ya karakter Honda di Indonesia memang seperti itu. Semua motor model baru untuk pasar nasional, apakah itu CBR250RR, Sonic, atau yang terakhir ini CRF150L, itu semuanya asli desain Jepang. Mereka itu tidak mau dikasih masukan tentang kebutuhan produk untuk pasar nasional. Kalau tidak disodorin masalah dan komplain, baru mau berbenah, mereka egonya sangat besar," klaim narasumber eksklusif medcom.id itu.

Narasumber tersebut melanjutkan bahwa kalau sudah terjadi masalah, misalnya banyak keluhan akan produk tertentu, mereka baru mengambil tindakan. Biasanya mereka akan bekerja semaksimal mungkin menyelesaikan masalah di produk itu dan mulai menjual versi yang direvisi.

"Makanya kalau ada produk baru jangan langsung buru-buru beli. Orang Jepang sekarang tidak pintar-pintar amat kok bikin motor. Motor Jepang di Indonesia versi sempurna, justru yang sudah diimprovisasi sama orang kita sendiri. Makanya kudu sabar kalau mau beli motor model baru."

Kalau sudah begini, tentu konsumen harus waspada. Jangan sampai menjadi yang merugi seperti yang terjadi pada para pemilik awal. Padahal sebelumnya pemilik motor di awal-awal produk baru diluncurkan, biasanya punya keistimewaan karena materialnya dipilih yang terbaik. Dengan adanya fakta ini, Anda harus lebih waspada.


(UDA)