Industri Otomotif

Harley-Davidson Optimis, Segmen 'Crazy Rich Indonesian' Masih Hidup

Ekawan Raharja    •    Senin, 19 Nov 2018 08:27 WIB
industri otomotifharley-davidson
Harley-Davidson Optimis, Segmen 'Crazy Rich Indonesian' Masih Hidup
Strategi sudah dipersiapkan Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta untuk menghadapi kondisi ekonomi sekarang ini. Medcom.id/Ekawan Raharja

Rumpin: Para pemain impor, termasuk dealer Harley-Davidson di Jakarta, akhir-akhir ini harus berjuang ekstra keras untuk menghidupi bisnisnya. Meski demikian ada keyakinan bahwa segmen yang dituju masih dapat menghidupi dan membuat bisnis bertahan.

Dealer Principal Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta, Sahat Manalu, mengakui kalau usahanya sedang mengalami masa yang berat. Diakui nilai tukar rupiah terhadap dolar, skema pajak, dan hal-hal lainnya memang sedang tidak berpihak kepada importir.

"Kami tidak stok banyak karena memang daya beli turun karena dolar naik, kemudian skema perpajakan baru yang disesuaikan dengan kebutuhan negara," cerita Sahat beberapa waktu lalu kepada medcom.id.




Meski demikian, bukan berarti Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta menyerah begitu saja. Kini strategi mereka adalah memasukan motor sesuai dnegan kuota impor dan pesanan konsumennya.

"Kita juga tidak boleh melupakan animo teman-teman bikers yang ingin punya motor baru. Jadi kita akan mendatangkan motor sesuai kuota dan sesuai pesanan yang sudah didapatkan," sambungnya.

Dia mengakui untuk harga Harley-Davidson di Indonesia bisa 3,5 kali lipat dari harga aslinya di Amerika Serikat. Hanya saja tetap saja masih ada orang yang berani dan menginginkan sepeda motor besar tersebut terparkir di garasinya.

"Buat kami sebagai dealer dampak pasti ada namun ini kan sepeda motor hobi bukan premier. Jadi segmen pasar sudah jelas, untuk orang-orang yang sudah punya uang yang ingin motor itu. Berbeda dengan menengah ke bawah yg berkubikasi kecil karena kebutuhan premier. Jadi (pembeli motor gede) sudah punya mobil, rumah, punya lain, baru beli sepeda motor."


(UDA)