Klub dan Komunitas

Komunitas Piaggio Zip, Coba Hapus Paradigma Motor Rewel

Ainto Harry Budiawan    •    Senin, 03 Sep 2018 09:49 WIB
klub motor
Komunitas Piaggio Zip, Coba Hapus Paradigma Motor Rewel
Komunitas Babizip tak mau dianggap pakai motor rewel. Dok. Babizip

Jakarta: Saat pertama kali PT Piaggio Indonesia hadir di Indonesia, Zip jadi salah satu produk yang diboyong bersama dengan LX125. Kala itu, skuter bermesin 100 cc ini cukup digemari penggemar Vespa dan Piaggio.

Namun seiring berhentinya penjualan skuter tersebut, unit yang terlihat di jalanan pun semakin jarang. Banyak pula yang menganggap kalau Zip adalah skutik yang rewel, apalagi performanya biasa saja.

Tapi Babizip, komunitas pengguna Piaggio Zip mencoba hapus paradigma tersebut. Mereka ingin komunitas yang mengambil nama dari tempat tongkrongan itu ingin menjadi sarana tukar informasi sesama pengguna.

"Sehingga anggapan bahwa Zip adalah kendaraan yang rewel, bisa sedikit demi sedikit berubah paradigmanya. Minimal bagi para pengguna motor itu sendiri," kata Ega, perwakilan Babizip dalam rilisnya.

Komunitas satu ini pun santai, karena tak ada aturan baku yang mengikat. "Karena prinsipnya semua yang dilakukan secara kolektif, hasilnya bisa dinikmati bersama-sama juga," lanjutnya.

Untuk yang ingin bergabung bisa langsung merapat langsung ke Jalan Baret Biru 3, Cijantung, Jakarta Timur. Biasanya mereka berkumpul setiap Jumat, dengan istilah kopdar 'Jumat Merindu'.


(UDA)