Tips Sepeda Motor

Cover Radiator di Motor Penting Untuk Cegah Kerusakan

Ainto Harry Budiawan    •    Selasa, 18 Oct 2016 11:03 WIB
tips motor
<i>Cover</i> Radiator di Motor Penting Untuk Cegah Kerusakan
Cover radiator bisa cegah kerusakan radiator. MTVN/ A. Harry Budiawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Teknologi mesin sepeda motor yang makin berkembang membuat sistem pendinginan terus diperbaharui. Dulu, hampir seluruh motor memanfaatkan pendinginan dengan udara saat tipe bebek mendominasi.

Setelah itu, sistem berpendingin oli mulai marak digunakan. Suzuki Satria F150 merupakan salah satu motor yang menggunakan sistem tersebut. Lambat laun, banyak motor menggunakan pendingin cairan alias water coolant. Tak hanya motor sport, tapi juga bebek dan skutik.

Khusus untuk motor tipe bebek dan sport, posisi penampang radiator berada tepat di atas roda depan dengan ruang terbuka. Tujuannya agar radiotor mudah terkena angin. Dengan begitu, suhu cairan yang panas bisa tereduksi dan kembali disirkulasikan menuju mesin.

"Tapi, posisi radiator ini punya kelemahan. Posisi terbuka membuat radiator mudah terkena lemparan krikil. Efeknya, sirip radiator bisa bengkok bahkan paling parah sampai bocor. Kotoran juga bisa menyumbang sirip-sirip radiator," kata Joddy Ario, punggawa Joddy Motor.

Untuk melindungi radiator, Anda bisa menggunakan cover radiator. Untungnya, sejumlah pabrikan ada yang menjual cover sebagai aksesori. "Ambil contoh untuk radiator Kawasaki Z250SL. Anda bisa ambil milik Ninja RR Mono. Sebab basis mesinnya sama," lanjut pria yang buka bengkel di Jatiwaringin, Jakarta Timur ini.

Memasang cover radiator cukup mudah.  Untuk Kawasaki Z250SL, cukup melepas baut dudukan radiator dengan memakai kunci ring 10 mm. Nantinya cover radiator akan dijepit di dudukan itu.

Patut diingat, memilih cover radiator jangan hanya karena keren. Anda juga harus memerhatikan kerapatan cover tersebut. Pastikan udara masih bisa melewati kisi-kisi radiator agar proses pendinginan tetap maksimal.


(HIL)