Pelarangan Sepeda Motor Bisa Dikaji Tahun Depan

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 08 Sep 2017 16:31 WIB
pembatasan sepeda motor
Pelarangan Sepeda Motor Bisa Dikaji Tahun Depan
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat/MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemprov DKI mencabut wacana pelarangan sepeda motor di jalan protokol Ibu Kota. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta pengkajian pelarangan sepeda motor tetap dilanjutkan tahun depan.

Pengkajian baru bisa dilaksanakan setelah sarana pendukung tersedia. "Kita melihat dan mengkaji perilaku pengendara sampai akhir tahun selesai. Infrastruktur sudah terbangun di Jakarta. Baru 2018, setelah selesai semua, kita kaji," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, 8 September 2017.

Infrastruktur yang dimaksud Djarot ialah pembangunan flyover dan underpass di perlintasan sebidang. Beberapa lainnya ialah pembangunan MRT, LRT, dan trotoar bagi pejalan kaki.

"Termasuk saya perintahkan memperlebar jalan dengan menghilangkan pembatas jalur cepat dan lambat," terang bekas Wali Kota Blitar itu.

Sebelumnya, DKI mewacanakan pembatasan sepeda motor di kawasan jalan Sudirman hingga Senayan. Setelah beberapa hari sosialisasi, Djarot meminta wacana tersebut dicabut dan dikaji ulang.

Tak hanya itu, Djarot memerintahkan pencabutan semua spanduk sosialisasi pelarangan motor. "Saya bilang hentikan. Setop. Spanduk itu copot," tegas Djarot.


(OJE)