Junior Mini Prix

Junior Mini Prix, Percepat Bibit Pembalap ke Level Dunia

Ahmad Garuda    •    Sabtu, 09 Dec 2017 18:20 WIB
balap motor
Junior Mini Prix, Percepat Bibit Pembalap ke Level Dunia
Junior Mini Prix dibentuk sebagai wadah untuk melakukan pembibitan pembalap sejak usia dini. medcom.id/Ahmad Garuda

Jakarta: Saat ini ajang balap motor bebek masih selalu menjadi batu loncatan pertama pembalap nasional untuk menjejakkan karir ke ajang balap. Namun tak banyak pembalap yang berhasil menuju jenjang dunia, kebanyakan malah kandas di perjalanan dan ujung-ujugnya cenderung menjadikan balap hanya untuk cari uang saja, bukan prestasi.

Fakta ini membuat Quickpro Racing Management tergerak untuk mengusung balap sejak usia dini menggunakan motor mini atau pocket bike sebagai program penjenjangan yang jelas. Ini juga sekaligus memberikan kesempatan lebih besar kepada anak-anak yang punya impan untuk menjadi seorang pembalap dunia.

Bila berkaca ke pembalap yang sukses di world championship seperti MotoGP, rata-rata memulai karir balap dari usia dini atau anak-anak. Ajang balap yang diikuti juga dari dasar dan metode pendidikan balap yang tepat. Contohnya Valentino Rossi memulai balap usia 3 tahun, Dani Pedrosa dari usia 4 tahun, Marc Marquez dari usia 5 tahun dan Jorge Lorenzo dari usia 4 tahun.

”Kami sangat antusias menggelar Junior Mini Prix (JIPI) sebagai wadah pembibitan pembalap muda di Indonesia. Fokus kami adalah untuk mencari pembalap berprestasi di skala nasional yang berfokus terhadap kompetisi menggunakan motor yang sesuai. Juga manajemen yang mendukung untuk maju ke jenjang balap yang lebih tinggi,” klaim Managing Director Quickpro (Promotor Event), A Rezky Wijayanto kepada medcom.id di Restoran Sulawesi, Kemang-Jakarta Selatan pada Sabtu (9/12/2017).

Rezky melanjutkan bahwa mereka ingin dengan adanya JIPI ini talenta para pembalap anak-anak bisa terasah dan mulai terlihat. "Para pembalap anak-anak yang potensial ini bisa berprestasi dan nantinya ketika ke jenjang lebih tinggi atau world championsip sudah memiliki dasar balap dan kompetisi yang tepat.”

Menggunakan motor kecil, Mini GP 50 cc, kelas yang dilombakan pun fokus untuk anak-anak. Artinya kelas yang benar-benar mereka treatment sepenuhnya ada di kelas anak-anak. Mengingat fokusnya memang untuk mewadahi para pembalap anak-anak menapak jenjang karirnya. Sementara untuk para penghobi balap minigp, Junior Miniprix juga memberikan faslitas khusus.

Kelas yang dilombakan di Junior Miniprix :
Kelas Utama

1. Jipi 1, Mini 50cc 2T STD tuneup -6 tahun
2. Jipi 2, Mini 50cc 2T STD tuneup 7-9 tahun
3. Jipi 3, Mini 50cc 2T STD tuneup 10-12 tahun
4. Jipi 4, Mini Moto 50cc 2T STD tuneup -6 tahun
5. Jipi 5, Mini Moto 50cc 2T STD tuneup 7-9 tahun
6. Jipi 6, Mini Moto 50cc 2T STD tuneup 10-12 tahun

Kelas Supporting
7. Jipi 7, Mini 50cc 2T tuneup -17 tahun
8. Jipi 8, Mini Moto 50cc 2T tuneup -17 tahun
9. Jipi 9, Mini 50cc 2T tuneup under 60 kg (45-60 kg)
10. Jipi 10, Mini 50cc 2T tuneup under 75 kg (61-75 kg)
11. Jipi 11, Mini 50cc 2T tuneup under 75 kg up
12. JIpi 12, FFA diatas 17 tahun
13. Jipi 13, Khusus Universitas/ sekolah
14. Jipi 14, Mini 50cc 2T STD Tuneup wanita -14 tahun (hanya di Jabotabek)


(UDA)