Manufaktur Otomotif

Pasar Motor Turun, Honda dan Yamaha 'Bersatu'

Ekawan Raharja    •    Senin, 10 Oct 2016 14:51 WIB
industri otomotif
Pasar Motor Turun, Honda dan Yamaha 'Bersatu'
Honda dan Yamaha melakukan kerjasama untuk merespon pasar sepeda motor yang semakin turun di Jepang. Doc MTVN

Metrotvnews.com: Rivalitas Honda dan Yamaha memang sudah terasa dari jaman dahulu. Namun baru-baru ini sebuah kerja sama ditandatangani keduanya untuk merespon kondisi pasar roda dua saat ini.

Dari rumor yang banyak diberitakan media-media di Jepang, Honda dan Yamaha menyepakati kerja sama untuk mengembangkan skuter yang akan dipasarkan di Jepang. Langkah strategis ini diambil untuk mengatasi pasar sepeda motor di Jepang yang sedang turun.

Nantinya, pabrikan sayap mengepak tersebut bakal memproduksi skuter berkapasitas 50 cc Yamaha. Produksinya bakal dilakukan di pabrik Honda Kumamoto, Jepang mulai 2018.

Kedua raksasa produsen sepeda motor itu menyebutkan berbagi sumber daya merupakan langkah yang tepat untuk mengurangi biaya perkembangan skuter, pengembangan teknologi, namun dengan pasar roda dua yang semakin kecil.

"Penurunan pasar sepeda motor sudah terjadi beberapa tahun belakangan, dan membuat bisnis di sektor ini sangat sulit bagi kedua perusahaan. Jadi kerja sama akan saling menguntungkan," ujar Operating officer Honda, Shinji Aoyama, seperti dikutip dari Reuters.

Yamaha Managing Executive Officer, Katsuaki Watanabe, menjelaskan pula bahwa kerja sama ini lebih efisien dibandingkan harus memproduksi di Taiwan dan membawanya ke Jepang.

Tak cuma pengembangan skuter berkapasitas 50 cc, keduanya juga menyinggung skuter listrik. Mereka mempertimbangkan untuk berkolaborasi mengembangkan skuter listrik.

Namun perjanjian ini hanya terbatas untuk pasar di Jepang. Sedangkan untuk pasar skuter di Asia dan daerah lainnya, mereka akan kembangkan secara mandiri.

Reuters menyertakan bahwa penjualan sepeda motor pada tahun fiskal 2014 hanya 373 ribu unit, atau turun 10,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Padahal di 1995, pasar sepeda motor Jepang bisa menyerah hingga 1,2 juta unit.


(UDA)