Komponen Aftermarket

Ban Radial Makin Diminati Pelaku Usaha

Ainto Harry Budiawan    •    Jumat, 18 Aug 2017 13:20 WIB
komponen aftermarket
Ban Radial Makin Diminati Pelaku Usaha
Ban radial punya banyak keunggulan performa yang lebih baik. MTVN/ A. Harry Budiawan

Metrotvnews.com, BSD City: Teknologi ban radial sudah banyak digunakan pada mobil-mobil penumpang. Namun produsen ban pun sudah berlomba-lomba menghadirkan ban radial untuk mobil komersial, seperti truk dan bus dipasar Indonesia.

"Penjualan ban radial saat ini semakin baik karena pengaruh makin banyaknya truk dan bus baru, tapi tidak cuma itu, ada sektor lain yang ikut mempengaruhi seperti infrastuktur, pertanian dan perkebunan yang lagi naik," buka Iman Santoso, Director Marketing & Product Management Commersial PT Goodyear Indonesia.

Mengenai wilayah penjualan, sudah pasti pulau Jawa masih nomor satu untuk ban radial. "Disusul Sumatera, Kalimantan dan wilayah Indonesia Timur," lanjut Iman.

Untuk semakin meningkatkan volume penjualan, konsumen fleet pengguna ban radial juga diberikan solusi dan informasi terkait fleet analisis. "Bagaimana cara menghemat biaya operasional, itu yang banyak dimau pengusaha truk dan bus," katanya di ICE, BSD City, Tangerang Selatan beberapa hari lalu.

Ban radial ini punya keunggulan performanya yang dua kali lipat lebih baik ketimbang ban tipe bias. Salah satunya punya rolling resistance (hambatan gulir) lebih rendah, lebih nyaman dan menghemat penggunaan bahan bakar.

"Memang harganya lebih mahal dari tipe ban bias, namun dengan performa yang didapatkan akan terbayarkan. Harga ban radial kita rata-rata Rp4 jutaan, bias Rp3 jutaan," bebernya.

Namun ban tipe bias masih popular di Indonesia karena punya kelebihan tahan pukul (impact), toleransinya tinggi untuk membawa beban berat dan melewati jalan rusak. Tak heran jika ban radial lebih banyak digunakan pengusaha bus umum dan wisata.


(UDA)