Mekanik Binaan

Uji Skill Mekanik, Kini Bisa Dilakukan di Sekolah Binaan

M. Bagus Rachmanto    •    Kamis, 29 Sep 2016 13:51 WIB
honda motor
Uji Skill Mekanik, Kini Bisa Dilakukan di Sekolah Binaan
Sekarang, sekolah juga punya lisensi untuk melakukan uji kompetensi mekanik Honda. MTVN/M Bagus Rachmanto

Metrotvnews.com, Bekasi: Selain mendorong dibentuknya kurikulum khusus otomotif, pemerintah juga ingin agar sekolah binaan tadi jadi tempat uji keterampilan dan kompetensi para mekanik yang masuk. Ini dilakukan karena tantangan kedepan semakin kompleks, butuh tenaga kerja yang memiliki skill khusus.

Ini dijawab dengan menambahkan adalah pembukaan tempat uji kompetensi (TUK) di sekolah-sekolah binaan terpilih yang sudah mengaplikasi kurikulum teknik sepeda motor (KTSM) Honda. Tuk ini jadi lisensi mekanik yang memenuhi kualifikasi dan standar yang diterapkan oleh agen pemegang merek (APM).

Seperti yang dilakukan oleh Honda Jawa Barat. 122 SMK Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda di Jawa Barat, ditambahkan tempat uji kompetensi yang merupakan hasil kerja sama dengan PT Astra Honda Motor (AHM).

General Manager Technical Service DAM, Ferdy Sukmawidjaja mengatakan, program ini menjadi tahap lanjut implementasi KTSM Honda yang dikembangkan DAM. guna menghasilkan standarisasi kompetensi para siswa SMK.

"Pembukaan TUK kali ini diikuti 4 SMK KTSM Honda di Jawa Barat, yakni SMK Bina Mandiri Bekasi, SMK Mitra Industri MM2100 Bekasi, SMK Karnas Kuningan, dan SMK Samudra Nusantara Cirebon," kata Ferdy di Bekasi, Kamis (29/9/2016).

SMK rujukan diharapkan menjadi tempat menguji skill dan keterampilan sehingga dapat bertindak sebagai penjamin mutu, hard skill maupun soft skill. Baik untuk kompetensi produk, jasa atau keterampilan. Guru dan siswa yang membutuhkan pengakuan akan kompetensi yang mereka miliki dapat mengikuti proses sertifikasi di sekolah rujukan. Sertifikasi yang didapat akan diakui oleh dunia.

“Diharapkan hingga akhir tahun 2016 TUK menjadi 8 SMK di Jawa Barat. Selain itu, kami berharap setelah mendapatkan sertifikat tersebut dapat menghasilkan tenaga kerja generasi muda yang handal di bidangnya. Hasil ini juga menjjamin mereka bisa langsung bekerja di bengkel resmi Honda (AHASS). Sedangkan bagi guru untuk peningkatan kompetensi dalam proses belajar mengajar,” tambahnya.

Selain penandatanganan kerja sama, DAM juga memberikan sosialiasi safety riding dan teknologi pintar Honda kepada para siswa SMK Bina Mandiri Bekasi.


(UDA)