Industri Otomotif

Tak Semua Merek Motor Bisa jadi Anggota AISI

Ekawan Raharja    •    Selasa, 20 Sep 2016 11:05 WIB
industri otomotif
Tak Semua Merek Motor Bisa jadi Anggota AISI
Produsen sepeda motor harus memiliki kegiatan produksi di Indonesia jika ingin bergabung dengan AISI. FOTO ANTARA/Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat ini pasar roda dua Indonesia sedang diserbu beberapa merek sepeda motor asing. Namun tidak semua merek sepeda motor tersebut dapat menjadi anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).

Ketua Umum AISI, Gunadi Sindhuwinata, menjelaskan ada persyaratan khusus untuk menjadi anggota AISI. Hal ini diterapkan untuk menjaga dan mengembangkan iklim industri sepeda motor di Indonesia.

"Kami ingin memastikan anggota memiliki keseriusan di industri sepeda motor," terangnya kepada tim Metrotvnews.com.

Jika ada merek sepeda motor yang ingin bergabung ke AISI, maka dipastikan mereka harus mempunya proses produksi di Indonesia. Secara spesifik dijelaskan minimal kegiatan produksi melibatkan proses press, welding, dan painting.

"Bila ada calon anggota, kami akan lakukan investigasi fasilitas produksi mereka. Apakah sudah sesuai dengan syarat AISI atau belum," lanjutnya.

Gunadi juga menjelaskan tugas utama AISI adalah menunjang hormonisasi peraturan pemerintah dengan industri. Harmonisasi ini perlu dilakukan untuk mempermudah dan efisiensi persetujuan dan pengakuan produk yang akan dipasarkan, termasuk untuk produk yang di ekspor.

Saat ini tercatat hanya ada lima anggota AISI, yakni Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS. AISI saat ini berada di bawah pengawasan Kementerian Perindustrian.


(UDA)