Teknologi Otomotif

Mengenal Teknologi VVA di Skutik Baru Yamaha

Ainto Harry Budiawan    •    Senin, 07 Nov 2016 14:55 WIB
teknologi otomotif
Mengenal Teknologi VVA di Skutik Baru Yamaha
VVA gunakan durasi camshaft berbeda untuk low dadn hugh speed. MTVN/ A. Harry Budiawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Variable valve actuation (VVA) menjadi salah satu teknologi di skutik Yamaha terbaru. Teknologi ini pun sudah disematkan di NMAX, Tricity 155, dan Aerox 155. Lalu, apa sebenarnya teknologi ini?

"Ini teknologi unggulan mesin-mesin Yamaha yang mampu membuat performa mesin sama baiknya di putaran bawah sampai atas. Konsumsi bahan bakarnya juga hemat," papar GM Aftersales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Mohammad Abidin di Indonesia Motorcycle Show 2016, Rabu (2/11/2016) .

Teknologi ini terdapat di cylinder head. Terdapat dua profil camshaft yaitu low speed camshaft dan high speed camshaft. Camshaft untuk klep in memiliki dua profil low dan high speed. Profil high speed akan aktif saat putaran mesin mencapai 6.000 rpm.

Aktifasi penggunaan camshaft low dan high speed diatur oleh solenoid berupa kumparan dan magnet (mirip dinamo) yang akan menonjokkan batang solenoid saat dialiri listrik. Batang ini akan maju mundur mengaktifkan profil camshaft sesuai putaran mesin.

Ketika Crankshaft Position Sensor (CPS) yang ada di magnet membaca putaran mesin mencapai 6.000 rpm, ECU akan menerima sinyal dan memerintahkan selenoid bekerja dengan menggerakkan batang selenoid agar profil high speed aktif.

Saat berjalan pelan maka profil low speed yang bekerja. Di sini penggunaan bahan bakar lebih hemat. Saat profil high speed aktif,  klep akan membuka lebih besar untuk menyuplai bahan bakar lebih banyak sesuai permintaan pengendara.

Untuk lebih jelasnya, bisa lihat cara kerja VVA melalui video berikut ini
 


(HIL)